Terbawa arus, balita tewas tenggelam
Minggu, 02 Desember 2012 - 17:09 WIB
Terbawa arus, balita tewas tenggelam
A
A
A
Sindonews.com – Setelah melakukan pencarian sekitar 12 jam, Januar Darwis (2) ditemukan sudah dalam keadaan tidak bernyawa. Balita mungil ini tewas akibat terperosok ke dalam selokan yang mengarah ke Sungai Sindulang saat turun hujan.
Anggi, hanya bisa menangisi jenazah adiknya yang terbujur kaku. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu siang, sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, Anggi bersama adiknya sedang bermain di depan rumah sang nenek, yang selama ini merawat kedua kakak beradik ini.
Tanpa sadar saat bermain, air selokan meluap dan menimbulkan air yang cukup deras. Kontan saja, tubuh mungil korban tidak bisa menahan derasnya air, hingga terbawa arus.
Anggi yang mengetahui peristiwa itu, segera melaporkan peristiwa itu kepada neneknya yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut, segera menerjunkan Tim SAR untuk melakukan pencarian. Hingga tengah malam pencarian tidak membuahkan hasil. Jenazah baru ditemukan pada Minggu (2/12/2012) pagi, di Sungai Sindulang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Jenazah tersebut ditemukan oleh Tim Polairud Sulawesi Utara, sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya bocah. Korban pun langsung di bawah ke rumah sakit Prof Kandou Malalayang, untuk dilakukan visum.
Anggi, hanya bisa menangisi jenazah adiknya yang terbujur kaku. Peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu siang, sekitar pukul 12.00 WITA. Saat itu, Anggi bersama adiknya sedang bermain di depan rumah sang nenek, yang selama ini merawat kedua kakak beradik ini.
Tanpa sadar saat bermain, air selokan meluap dan menimbulkan air yang cukup deras. Kontan saja, tubuh mungil korban tidak bisa menahan derasnya air, hingga terbawa arus.
Anggi yang mengetahui peristiwa itu, segera melaporkan peristiwa itu kepada neneknya yang kemudian dilanjutkan ke pihak kepolisian.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan tersebut, segera menerjunkan Tim SAR untuk melakukan pencarian. Hingga tengah malam pencarian tidak membuahkan hasil. Jenazah baru ditemukan pada Minggu (2/12/2012) pagi, di Sungai Sindulang, Kota Manado, Sulawesi Utara.
Jenazah tersebut ditemukan oleh Tim Polairud Sulawesi Utara, sekitar 500 meter dari lokasi jatuhnya bocah. Korban pun langsung di bawah ke rumah sakit Prof Kandou Malalayang, untuk dilakukan visum.
(stb)