Istri takut jika suami ikut KB
Jum'at, 30 November 2012 - 12:01 WIB
Istri takut jika suami ikut KB
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah pria yang ikut Keluarga Berencana (KB) dengan vasektomi masih sangat minim. Dari data di Badan Pemberdayaan Perempuan Masyarakat dan Keluarga Berencana (Bappermas KB) Kota Tegal baru ada 40 pria dari 2007-2012 yang mau KB dengan cara vasektomi.
Rendahnya jumlah pria yang ikut vasektomi ini karena banyak yang belum mengetahui manfaat program ini. Ada juga istri masih belum mengizinkan suaminya KB.
Kepala Bappermas KB Kota Tegal Arif Purwantono KB, menjelaskan alasan lainnya pria masih minim ber-KB lantaran banyak mitos-mitos kalau kalau sudah KB dengan sistem Vasektomi, khawatir pria tidak perkasa lagi, padahal mitos ini masih belum ada buktinya.
"Banyak istri yang takut kalau suami KB akan selingkuh," ungkap Arif di Kota Tegal, Jumat (30/11/2012).
Ia melanjutkan, faktor lainnya karena program ini hingga sekarang masih harus terus disosialisasikan. Menurutnya ada juga pria yang belum yakin manfaat KB pria. Meski demikian pihaknya terus mengupayakan agar KB pria ini jumlahnya lebih dari KB wanita dengan berbagai cara. Pemerintah terus melakukan sosialisasi agar masyarakat yang sudah memiliki dua anak agar segera KB.
Rendahnya jumlah pria yang ikut vasektomi ini karena banyak yang belum mengetahui manfaat program ini. Ada juga istri masih belum mengizinkan suaminya KB.
Kepala Bappermas KB Kota Tegal Arif Purwantono KB, menjelaskan alasan lainnya pria masih minim ber-KB lantaran banyak mitos-mitos kalau kalau sudah KB dengan sistem Vasektomi, khawatir pria tidak perkasa lagi, padahal mitos ini masih belum ada buktinya.
"Banyak istri yang takut kalau suami KB akan selingkuh," ungkap Arif di Kota Tegal, Jumat (30/11/2012).
Ia melanjutkan, faktor lainnya karena program ini hingga sekarang masih harus terus disosialisasikan. Menurutnya ada juga pria yang belum yakin manfaat KB pria. Meski demikian pihaknya terus mengupayakan agar KB pria ini jumlahnya lebih dari KB wanita dengan berbagai cara. Pemerintah terus melakukan sosialisasi agar masyarakat yang sudah memiliki dua anak agar segera KB.
(azh)