Jakarta banjir karena resapan air kurang
Selasa, 27 November 2012 - 21:35 WIB
Jakarta banjir karena resapan air kurang
A
A
A
Sindonews.com – Tidak hanya kali yang dipenuhi sampah dan hujan yang melanda Jakarta. Kurangnya resapan air di Ibu Kota menjadi salah satu penyumbang banjir yang melanda Jakarta.
"Kurangnya lahan resapan air, mengakibatkan air yang datang dari Bogor dan turunnya hujan, menyebabkan Jakarta terendam banjir,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta HM Ashraf Ali saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Sementara itu, banjir yang terjadi di Jakarta Utara, dikarenakan laut yang mengikuti siklus alam. Apabila terjadi pasang, maka Jakarta Utara akan terendam banjir air laut, yang disebabkan topografi (permukaan bumi) yang lebih rendah dibandingkan air laut.
"Jakarta Utara terendam banjir karena topografinya lebih rendah dibandingkan air yang pasang, karena mengikuti siklus alam," jelasnya.
Hal ini mengakibatkan sistem pencegahan banjir harus sungguh-sungguh dipikirkan dengan sistematis, bagaimana cara terbaik untuk menghalaunya.
"Kurangnya lahan resapan air, mengakibatkan air yang datang dari Bogor dan turunnya hujan, menyebabkan Jakarta terendam banjir,” ujar Ketua Fraksi Partai Golkar di DPRD DKI Jakarta HM Ashraf Ali saat ditemui di ruang kerjanya, Gedung DPRD, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/11/2012).
Sementara itu, banjir yang terjadi di Jakarta Utara, dikarenakan laut yang mengikuti siklus alam. Apabila terjadi pasang, maka Jakarta Utara akan terendam banjir air laut, yang disebabkan topografi (permukaan bumi) yang lebih rendah dibandingkan air laut.
"Jakarta Utara terendam banjir karena topografinya lebih rendah dibandingkan air yang pasang, karena mengikuti siklus alam," jelasnya.
Hal ini mengakibatkan sistem pencegahan banjir harus sungguh-sungguh dipikirkan dengan sistematis, bagaimana cara terbaik untuk menghalaunya.
(stb)