Mayjen Subekti dapat izin Panglima TNI
Selasa, 27 November 2012 - 19:23 WIB
Mayjen Subekti dapat izin Panglima TNI
A
A
A
Sindonews.com - Rektor Universitas Pertahanan Mayor Jenderal Subekti mengaku mendapat restu dan ijin dari pimpinannya untuk maju mencalonkan diri di Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) tahun 2013 mendatang. Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat sudah memberikan ijin perihal majunya jenderal bintang dua ini.
“Intinya akan mengizinkan perwira TNI-nya apabila itu memang diminta masyarakat. Kalau saya intinya diijinkan karena beliau (Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat) menganggap saya memiliki kelayakanlah,” kata Subekti usai menyerahkan berkas pendaftaran di secretariat DPD Partai Demokrat, Jalan Juanda, Samarinda, Kaltim, Selasa (27/11/2012).
Mantan Panglima Daerah Militer VI Mulawarman ini menambahkan, bentuk pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dengan berseragam TNI, namun di berbagai aspek kehidupan berbangsa lainnya. Pimpinan TNI tentu tidak akan memberikan izin jika perwira TNI yang maju di berbagai pencalonan kepala daerah dianggap belum layak.
“Ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan saya maju mencalonkan diri menjadi Gubernur Kaltim untuk melakukan perubahan-perubahan. Pada akhirnya tidak bisa saya tolak,” kata Subekti.
Subekti kini menjadi salah satu pesaing calon incumbent Awang Faroek Ishak yang serius untuk maju ke Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur tahun depan. Keseriusan itu ditunjukkan dengan mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik seperti PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Tidak hanya itu, Subekti juga intensif melakukan komunikasi politik ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera sertaa sejumlah tokoh masyarakat di Kaltim.
“Intinya akan mengizinkan perwira TNI-nya apabila itu memang diminta masyarakat. Kalau saya intinya diijinkan karena beliau (Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Darat) menganggap saya memiliki kelayakanlah,” kata Subekti usai menyerahkan berkas pendaftaran di secretariat DPD Partai Demokrat, Jalan Juanda, Samarinda, Kaltim, Selasa (27/11/2012).
Mantan Panglima Daerah Militer VI Mulawarman ini menambahkan, bentuk pengabdian kepada masyarakat tidak hanya dengan berseragam TNI, namun di berbagai aspek kehidupan berbangsa lainnya. Pimpinan TNI tentu tidak akan memberikan izin jika perwira TNI yang maju di berbagai pencalonan kepala daerah dianggap belum layak.
“Ini merupakan bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan saya maju mencalonkan diri menjadi Gubernur Kaltim untuk melakukan perubahan-perubahan. Pada akhirnya tidak bisa saya tolak,” kata Subekti.
Subekti kini menjadi salah satu pesaing calon incumbent Awang Faroek Ishak yang serius untuk maju ke Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur tahun depan. Keseriusan itu ditunjukkan dengan mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik seperti PDI Perjuangan dan Partai Demokrat. Tidak hanya itu, Subekti juga intensif melakukan komunikasi politik ke Partai Amanat Nasional dan Partai Keadilan Sejahtera sertaa sejumlah tokoh masyarakat di Kaltim.
(azh)