Ratusan kapal nelayan ikuti sedekah laut
Selasa, 27 November 2012 - 10:41 WIB
Ratusan kapal nelayan ikuti sedekah laut
A
A
A
Sindonews.com - Ratusan kapal nelayan Kota Tegal ikuti kegiatan larung sesaji sedekah laut berupa ancak sesajian kepala kerbau. Hal itu dilakukan sebagai salah satu rentetan meramikan kegiatan rutin nelayan yakni Sedekah Laut.
Ketua Panitia Pawai Ancak Hadi Santoso, mengatakan, pada sedekah laut tahun ini diikuti ratusan kapal nelayan. Mereka akan membawa sesaji ke tengah laut dengan iringan nelayan dan pejabat daerah setempat.
"Ratusan kapal nanti berangkat dari beberapa tempat menuju tengah laut, di antaranya dari Pelabuhan Tegal sebelah timur, dan juga Jongor,"katanya, Selasa (27/11/2012).
Saat ini ada sekitar enam kepala kerbau, dan sesaji. Yang diikuti mereka para nelayan pursesein, nelayan cantrang, gilnet, dan nelayan tradisi.
Kegiatan sedekah laut itu merupakan wujud syukur ribuan nelayan atas perolehan ikan selama satu tahun ini. "Dengan sumber dananya berasal dari swadaya nelayan," kata Hadi.
Acara ini kian meriah dan bermanfaat setelah sebelumnya diadakan pemberian sumbangan kepada anak yatim dan juga warga tidak mampu lainnya. Kegiatan semacam ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan nelayan setempat.
Ketua Panitia Pawai Ancak Hadi Santoso, mengatakan, pada sedekah laut tahun ini diikuti ratusan kapal nelayan. Mereka akan membawa sesaji ke tengah laut dengan iringan nelayan dan pejabat daerah setempat.
"Ratusan kapal nanti berangkat dari beberapa tempat menuju tengah laut, di antaranya dari Pelabuhan Tegal sebelah timur, dan juga Jongor,"katanya, Selasa (27/11/2012).
Saat ini ada sekitar enam kepala kerbau, dan sesaji. Yang diikuti mereka para nelayan pursesein, nelayan cantrang, gilnet, dan nelayan tradisi.
Kegiatan sedekah laut itu merupakan wujud syukur ribuan nelayan atas perolehan ikan selama satu tahun ini. "Dengan sumber dananya berasal dari swadaya nelayan," kata Hadi.
Acara ini kian meriah dan bermanfaat setelah sebelumnya diadakan pemberian sumbangan kepada anak yatim dan juga warga tidak mampu lainnya. Kegiatan semacam ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilakukan nelayan setempat.
(azh)