Lahan kritis di Saddang capai 632.640 hektare

Senin, 26 November 2012 - 14:43 WIB
Lahan kritis di Saddang...
Lahan kritis di Saddang capai 632.640 hektare
A A A
Sindonews.com - Luas lahan kritis sepanjang Daerah Aliran Sungai (DAS) Saddang masih cukup luas. Berdasarkan data Balai pengelolaan (BP) DAS Saddang, luas lahan kritis sepanjang aliran sungai Saddang mencapai 632.640,48 hektare pada tahun 2012.

Kepala Balai Pengelolaan (BP) DAS Saddang, Yosephine Matandung menyatakan, luas lahan kritis sepanjang DAS Saddang tersebar di sebelas kabupaten/kota di Sulawesi Selatan (Sulsel) dan Sulawesi Barat (Sulbar). Yakni kabupaten Tana Toraja, Toraja Utara, Enrekang, Pinrang, Sidrap, Barru, pare-pare, Pangkep dan Maros. Dua kabupaten lainnya berada di provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) yakni kabupaten Polewali dan Mamasa.

Khusus di wilayah Toraja yang merupakan daerah hulu sungai Saddang, lahan kritis DAS Saddang seluas 157.236,54 hektare. Dengan rincian, 102.856,38 hektare di wilayah Tana Toraja dan 54.380,16 hekater di wilayah Toraja Utara. Sementara wilayah DAS Saddang di kabupaten Tana Toraja berstatus sangat kritis seluas 44.638,46 hekater dan 1766 hektare lahan sangat kritis di wilayah Toraja Utara.

“Lahan kritis sepanjang DAS Saddang terdapat di dalam dan di luar kawasan hutan lindung yang tersebar di sebelas kabupaten yang menjadi wilayah kerja BP DAS Saddang,” ungkap Yosephine menjelaskan saat ditemui di ruang kerjanya di Makale, Senin (26/11/2012).

Dia menjelaskan terjadinya lahan kritis di sepanjang DAS Saddang disebabkan beberapa faktor baik faktor manusia maupun alam. Diantaranya, pengolahan lahan yang kurang mengindahkan konservasi tanah, penebangan pohon secara liar serta bencana alam.

“Akibat adanya lahan kritis di sepanjang DAS Saddan, mempengaruhi kualitas air sungai menurun yang mengakibatkan pendangkalan aliran sungai,” katanya.

Yosephine mengatakan BP DAS Saddang terus berupaya mengatasi lahan kritis di sepanjang aliran sungai Saddang. Salah satu upaya mengatasi lahan kritis di aliran sungai Saddang, pihaknya bekerjasama dengan dinas kehutanan melaksanakan program rehabilitasi penanaman hutan dan lahan (RHL), program kebun hutan rakyat (KBR) serta penanaman pohon (penghijauan) di daerah aliran sungai yang berstatus kritis dan sangat kritis.

Pada tahun 2012, BP DAS Saddang menargetkan lahan kritis aliran sungai Saddang yang direhabilitasi sedikitnya 7000 hektare terdiri dari 2000 hektare di dalam kawasan hutan dan 5000 hektare di luar kawasan hutan. Namun begitu, kendala yang dihadapi BP DAS Saddang dalam mengatasi lahan kritis adalah keterbatasan anggaran.

“Kegiatan rehabilitasi lahan kritis DAS Saddang masih tergantung besarnya anggaran yang dikucurkan pemerintah setiap tahunnya,” jelasnya.

Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) kabupaten Tana Toraja, Haris paridi menyatakan, perlu upaya khusus untuk mengatasi lahan kritis di wilayah kawasan hutan seperti program penanaman pohon dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Hal itu sangat mendesak dilakukan guna mengantisipasi lahan kritis semakin meluas.

“Penanaman pohon sebanyak-banyaknya salah satu upaya untuk mengatasi lahan kritis di dalam dan luar kawasan hutan,” tandasnya.
(azh)
Berita Terkait
Upaya Mendukung Pemerintah...
Upaya Mendukung Pemerintah dalam Mencapai Net Zero Carbon
Jaga Kondisi Lingkungan,...
Jaga Kondisi Lingkungan, Jadi Awal Lahirnya Token Anagata Karya Anak Bangsa
Hutan Kota Pakansari...
Hutan Kota Pakansari Berikan Berbagai Manfaat buat Masyarakat
Kurangi Dampak Negatif,...
Kurangi Dampak Negatif, Perlunya Produk Ramah Lingkungan
Sinergi Winmar Holding...
Sinergi Winmar Holding dan Beca Sci Tech Ciptakan Energi Ramah Lingkungan
Legislator Jabar: Konservasi...
Legislator Jabar: Konservasi Alam Mutlak Harus Dilakukan
Berita Terkini
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
1 jam yang lalu
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
3 jam yang lalu
Raih Penghargaan MURI,...
Raih Penghargaan MURI, BPJPH Diapresiasi Berbagai Pihak
3 jam yang lalu
Diserahkan Polda Metro...
Diserahkan Polda Metro Jaya ke Kejati Banten, Richard Lee Segera Jalani Sidang
3 jam yang lalu
Pra SPMB 2026 Dibuka,...
Pra SPMB 2026 Dibuka, Pemkot Tangsel Siapkan 9.976 Kuota untuk SMP Negeri
3 jam yang lalu
Kolaborasi Kemanusiaan,...
Kolaborasi Kemanusiaan, Polda Riau Bantu 310 Warga Ikut Operasi Katarak Gratis
3 jam yang lalu
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved