Wartawan tewas dengan 14 tikaman
Minggu, 25 November 2012 - 15:22 WIB
Wartawan tewas dengan 14 tikaman
A
A
A
Sindonews.com - Peristiwa tragis menimpa seorang wartawan di Manado, Sulawesi Utara, dia dibunuh sekelompok pemuda tak dikenal saat pulang bertugas dengan empat belas tikaman di tubuhnya.
Wartawan tersebut diketahui adalah wartawan media cetak lokal harian Metro Aryono Linggotu (26). Dia ditemukan tewas di Jalan Daan Mogot 4, Kelurahan Tikala Baru, Lingkungan II, Kecamatan Tikala Manado, Sulawesi Utara.
Saat ditemukan Minggu (25/11/2012) sekira pukul 05.00 Wita, jasad korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di samping motor yang dikendarainya. Berdasarkan informasi, Aryo sehari-harinya bertugas meliput berita kriminal.
Setelah dilakukan autopsi, jenazah Aryo kemudian di bawa ke rumah duka. Tampak suasana haru dari pihak keluarga korban, menyambut krdatangan jenazah. Istri korban juga terlihat murung dan tak bisa menahan tangis melihat suaminya terbujur kaku di depannya.
Berdasarkan informasi di lapangan, pihak kepolisian setempat telah melakukan pengejaran terhadap para pelaku penikaman yang identitasnya telah dikantongi. pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang.
Hingga kini polisi baru hanya memeriksa satu orang saksi, yakni teman Aryo saat kejadian.
Wartawan tersebut diketahui adalah wartawan media cetak lokal harian Metro Aryono Linggotu (26). Dia ditemukan tewas di Jalan Daan Mogot 4, Kelurahan Tikala Baru, Lingkungan II, Kecamatan Tikala Manado, Sulawesi Utara.
Saat ditemukan Minggu (25/11/2012) sekira pukul 05.00 Wita, jasad korban ditemukan tergeletak bersimbah darah di samping motor yang dikendarainya. Berdasarkan informasi, Aryo sehari-harinya bertugas meliput berita kriminal.
Setelah dilakukan autopsi, jenazah Aryo kemudian di bawa ke rumah duka. Tampak suasana haru dari pihak keluarga korban, menyambut krdatangan jenazah. Istri korban juga terlihat murung dan tak bisa menahan tangis melihat suaminya terbujur kaku di depannya.
Berdasarkan informasi di lapangan, pihak kepolisian setempat telah melakukan pengejaran terhadap para pelaku penikaman yang identitasnya telah dikantongi. pelaku diperkirakan berjumlah lebih dari dua orang.
Hingga kini polisi baru hanya memeriksa satu orang saksi, yakni teman Aryo saat kejadian.
(rsa)