Ini skenario penanganan banjir di Jatinegara
Sabtu, 24 November 2012 - 17:02 WIB
Ini skenario penanganan banjir di Jatinegara
A
A
A
Sindonews.com - Hingga saat ini dua kelurahan di Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur masih tergenang banjir, dua kelurahan itu adalah Kampung Melayu dan Bidara Cina.
Menurut Camat Jatinegara Sofyian pihaknya telah menyiapkan skenario penanganan banjir di wilayahnya, jika bencana tersebut semakin meluas.
Meski sejauh ini penanganan banjir masih dapat diatasi, namun dia tetap bersiaga. Saat ini baru ada 89 jiwa yang mengungsi di pengungsian.
"Masih kondusif dan banyak warga yang standby di rumah, kita masih menggunakan dua posko yang ditempati. Pertama di posko pengendali dengan jumlah 28 jiwa dan di Mesji Attawabi 61 jiwa," tukas Sofyian di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (24/11/2012).
Jika banjir terus meluas maka pihaknya akan menggunakan lima posko yang telah disediakan. "Kita ada lima posko dengan daya tampung posko rata-rata 200 jiwa, ini kita siapkan jika sampai siaga satu," tukasnya.
Dirinya menerangkan, bila banjir memasuki siaga 1, maka nantinya akan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dibantu dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Jadi kalau nanti sudah siaga satu itu kita penanganan tingkat ditangani BPBD dibantu BNPB nasional. Mengenai bantuan juga akan diserahkan langsung dari Pemda Jakarta, dan BNPB," tukasnya.
Mengenai penanganan air bersih, sejauh ini ia menjelaskan masih terkendali. Tapi, jika bencana meluas maka juga akan ditanggulangi BPBD dan BNPB. "Kita tanggulangi berharap posko dan pembantu BPBD dan BNPB," tutupnya.
Menurut Camat Jatinegara Sofyian pihaknya telah menyiapkan skenario penanganan banjir di wilayahnya, jika bencana tersebut semakin meluas.
Meski sejauh ini penanganan banjir masih dapat diatasi, namun dia tetap bersiaga. Saat ini baru ada 89 jiwa yang mengungsi di pengungsian.
"Masih kondusif dan banyak warga yang standby di rumah, kita masih menggunakan dua posko yang ditempati. Pertama di posko pengendali dengan jumlah 28 jiwa dan di Mesji Attawabi 61 jiwa," tukas Sofyian di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (24/11/2012).
Jika banjir terus meluas maka pihaknya akan menggunakan lima posko yang telah disediakan. "Kita ada lima posko dengan daya tampung posko rata-rata 200 jiwa, ini kita siapkan jika sampai siaga satu," tukasnya.
Dirinya menerangkan, bila banjir memasuki siaga 1, maka nantinya akan diserahkan kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dibantu dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
"Jadi kalau nanti sudah siaga satu itu kita penanganan tingkat ditangani BPBD dibantu BNPB nasional. Mengenai bantuan juga akan diserahkan langsung dari Pemda Jakarta, dan BNPB," tukasnya.
Mengenai penanganan air bersih, sejauh ini ia menjelaskan masih terkendali. Tapi, jika bencana meluas maka juga akan ditanggulangi BPBD dan BNPB. "Kita tanggulangi berharap posko dan pembantu BPBD dan BNPB," tutupnya.
(lns)