Langkah BNPB atasi banjir Jakarta
Sabtu, 24 November 2012 - 14:52 WIB
Langkah BNPB atasi banjir Jakarta
A
A
A
Sindonews.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menyiapkan program jangka pendek, menengah, dan panjang untuk mengatasi banjir di DKI Jakarta.
Langkah pertama yang dilakukan BNPB ialah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membuat zona prioritas wilayah yang masuk dalam titik rawan banjir.
"Jadi begini, masalah banjir ada upaya jangka pendek, menengah dan panjang, bagi BNPB sekarang meminta pihak Pemda DKI untuk meminta zona prioritas, dan kebetulan kita sudah punya data data mana yang menjadi prioritas," jelas Kepala BNPB Syamsul Maarif di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (24/11/2012).
Setelah mendapatkan zona dari Pemprov Jakarta, mereka berencana mengambil langkah selanjutnya untuk melakukan pengeringan wilayah banjir.
"Langkahnya apakah segera kita berikan bantuan hanya makanan saja, atau otomatis untuk upaya mengeringkan itu," katanya lagi.
Syamsul menjelaskan upaya penanggulangan merupakan langkah panjang yang tengah dipikirkan oleh BNPB. Menurutnya, ada 78 titik banjir yang harus bisa diatasi.
Dengan sebanyak itu, sebenarnya BNPB telah memiliki langkah yakni dengan memaksimalkan tiga aliran sungai yang selama ini belum dioptimalkan oleh Pemprov Jakarta.
"Ada 78 titik, dan itu sudah ada upaya dari kami dengan memaksimalkan tiga sungai seperti Pesanggarahan, Angke, dan Sunter. Dan jika ini berhasil bisa mengamankan 30 titik, dan itu yang belum ditentukan prioritas," tutupnya.
Langkah pertama yang dilakukan BNPB ialah meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta untuk membuat zona prioritas wilayah yang masuk dalam titik rawan banjir.
"Jadi begini, masalah banjir ada upaya jangka pendek, menengah dan panjang, bagi BNPB sekarang meminta pihak Pemda DKI untuk meminta zona prioritas, dan kebetulan kita sudah punya data data mana yang menjadi prioritas," jelas Kepala BNPB Syamsul Maarif di Kampung Melayu, Jakarta Timur, Sabtu (24/11/2012).
Setelah mendapatkan zona dari Pemprov Jakarta, mereka berencana mengambil langkah selanjutnya untuk melakukan pengeringan wilayah banjir.
"Langkahnya apakah segera kita berikan bantuan hanya makanan saja, atau otomatis untuk upaya mengeringkan itu," katanya lagi.
Syamsul menjelaskan upaya penanggulangan merupakan langkah panjang yang tengah dipikirkan oleh BNPB. Menurutnya, ada 78 titik banjir yang harus bisa diatasi.
Dengan sebanyak itu, sebenarnya BNPB telah memiliki langkah yakni dengan memaksimalkan tiga aliran sungai yang selama ini belum dioptimalkan oleh Pemprov Jakarta.
"Ada 78 titik, dan itu sudah ada upaya dari kami dengan memaksimalkan tiga sungai seperti Pesanggarahan, Angke, dan Sunter. Dan jika ini berhasil bisa mengamankan 30 titik, dan itu yang belum ditentukan prioritas," tutupnya.
(lns)