Pengadaan mobdin pimpinan dewan disoal
Jum'at, 23 November 2012 - 15:47 WIB
Pengadaan mobdin pimpinan dewan disoal
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah anggota DPRD Sidoarjo menyoal mobil dinas (mobdin) pimpinan dewan yang tidak sesuai rencana. Awalnya wakil ketua dewan mendapat jatah mobil Toyota Corolla Altis, namun realisasinya mereka mendapatkan Toyota Fortuner.
"Kenapa kok jadi Toyota Fortuner. Saat pembahasan anggaran dulu kan katanya Toyota Altis," ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebut namanya di Gedung DPRD Sidoarjo, Jumat (23/11/2012).
Bukan hanya itu, salah satu mobil Toyota Fortuner tersebut berwarna putih. Padahal, selama ini pejabat publik seperti bupati, wakil bupati, ketua dan wakil ketua dewan lazimnya berwarna hitam.
Tiga mobdin baru itu, Toyota Camry untuk Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno, Toyota Fortuner warna putih untuk Wakil ketua DPRD dari PKB Abdul Kholik, dan Fortuner warna hitam untuk Wakil Ketua DPRD dari FPAN Khulaim Junaidi. Sedangkan Wakil Ketua DPRD dari PDIP Imam Supii tetap menggunakan Toyota Altis tahun 2010.
Dari pantauan SINDO, tiga mobil itu sudah terparkir di area parkir belakang gedung dewan. Anggota dewan yang tahu adanya mobdin baru itu banyak yang berkomentar miring.
Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno saat dikonfirmasi mengatakan sudah layak jika ganti mobil. Sebab, mobil yang digunakan kini umurnya lebih dari lima tahun. "Wajar kalau ganti mobdin karena lebih dari lima tahun," ucapnya.
Ditanya terkait mobil Fortuner untuk dua wakil ketua dewan, Dawud mengaku tidak tahu hal tersebut.
"Yang saya tahu ada pengadaan mobdin untuk ketua dan dua wakil ketua. Coba tanya ke setwan atau banggar," tandas politisi Demokrat tersebut.
Bambang Suryono yang menjabat Kabag Perundang-undangan Setwan mengatakan, proses lelang pengadaan mobdin itu sudah sesuai aturan. Termasuk untuk kapasitas mesin mobil Toyota Fortuner 2500 cc itu sudah ada aturannya.
Namun ketika ditanya apakah saat lelang pihaknya memesan warna hitam, Bambang Suryono mengakui kalau memang warna hitan. "Kalau ada satu Fortuner yang berwarna putih, mungkin ada yang memesan warna putih. Awalnya hitam, kok berubah jadi putih saya tidak tahu," tegasnya.
Dalam APBD 2012 memang dianggarkan dana pengadaan mobil operasional dewan, berupa tiga unit untuk pimpinan dewan. Kala itu dianggarkan sebesar Rp1,6 miliar, termasuk untuk pengadaan beberapa sepeda motor staf dewan.
Berdasarkan harga pasaran untuk mobil Toyota Camry 2,5 V sekitar Rp520 juta. Sedangkan untuk Toyota Fortuner TRD Sportivo diesel 2,5 harganya sekitar Rp430 juta. Sedangkan harga mobil Toyota Corolla Altis Rp350 juta.
"Kenapa kok jadi Toyota Fortuner. Saat pembahasan anggaran dulu kan katanya Toyota Altis," ujar salah satu anggota dewan yang enggan disebut namanya di Gedung DPRD Sidoarjo, Jumat (23/11/2012).
Bukan hanya itu, salah satu mobil Toyota Fortuner tersebut berwarna putih. Padahal, selama ini pejabat publik seperti bupati, wakil bupati, ketua dan wakil ketua dewan lazimnya berwarna hitam.
Tiga mobdin baru itu, Toyota Camry untuk Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno, Toyota Fortuner warna putih untuk Wakil ketua DPRD dari PKB Abdul Kholik, dan Fortuner warna hitam untuk Wakil Ketua DPRD dari FPAN Khulaim Junaidi. Sedangkan Wakil Ketua DPRD dari PDIP Imam Supii tetap menggunakan Toyota Altis tahun 2010.
Dari pantauan SINDO, tiga mobil itu sudah terparkir di area parkir belakang gedung dewan. Anggota dewan yang tahu adanya mobdin baru itu banyak yang berkomentar miring.
Ketua DPRD Sidoarjo Dawud Budi Sutrisno saat dikonfirmasi mengatakan sudah layak jika ganti mobil. Sebab, mobil yang digunakan kini umurnya lebih dari lima tahun. "Wajar kalau ganti mobdin karena lebih dari lima tahun," ucapnya.
Ditanya terkait mobil Fortuner untuk dua wakil ketua dewan, Dawud mengaku tidak tahu hal tersebut.
"Yang saya tahu ada pengadaan mobdin untuk ketua dan dua wakil ketua. Coba tanya ke setwan atau banggar," tandas politisi Demokrat tersebut.
Bambang Suryono yang menjabat Kabag Perundang-undangan Setwan mengatakan, proses lelang pengadaan mobdin itu sudah sesuai aturan. Termasuk untuk kapasitas mesin mobil Toyota Fortuner 2500 cc itu sudah ada aturannya.
Namun ketika ditanya apakah saat lelang pihaknya memesan warna hitam, Bambang Suryono mengakui kalau memang warna hitan. "Kalau ada satu Fortuner yang berwarna putih, mungkin ada yang memesan warna putih. Awalnya hitam, kok berubah jadi putih saya tidak tahu," tegasnya.
Dalam APBD 2012 memang dianggarkan dana pengadaan mobil operasional dewan, berupa tiga unit untuk pimpinan dewan. Kala itu dianggarkan sebesar Rp1,6 miliar, termasuk untuk pengadaan beberapa sepeda motor staf dewan.
Berdasarkan harga pasaran untuk mobil Toyota Camry 2,5 V sekitar Rp520 juta. Sedangkan untuk Toyota Fortuner TRD Sportivo diesel 2,5 harganya sekitar Rp430 juta. Sedangkan harga mobil Toyota Corolla Altis Rp350 juta.
(ysw)