Aktivis HMI masih dibui Polda Metro
Kamis, 22 November 2012 - 16:00 WIB
Aktivis HMI masih dibui Polda Metro
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 12 orang pengunjuk rasa yang bersikap anarkis di depan Kementerian Luar Negeri masih menjalani pemeriksaan di Polda Metro Jaya. Polisi akan menentukan status hukum mereka setelah menjalani pemeriksaan 1x24 jam.
"12 orang masih diproses. Mereka 10 orang dari mahasiswa dan dua orang dari masyarakat umum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Dua orang dari masyarakat umum yang ikut diamankan yakni satu orang sopir dan satu lainnya tukang sound sistem.
Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kemarin menggelar unjuk rasa di depan Kementrian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat. Tak lama kemudian, mereka bergeser ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat.
"Mereka merusak pagar. Kemudian di Kedubes AS dihalau petugas dan terjadi pelemparan," paparnya.
Menurutnya, tidak ada korban luka serius dalam kejadian ini. Hanya saja, beberapa orang ada yang mengalami luka ringan saat diamankan karena terkena pentungan petugas.
Petugas mengamankan telur, batu, bendera, seperangkat sound sistem, pecahan kaca dan kendaraan sebagai barang bukti unjuk rasa anarkis.
"12 orang masih diproses. Mereka 10 orang dari mahasiswa dan dua orang dari masyarakat umum," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (22/11/2012).
Dua orang dari masyarakat umum yang ikut diamankan yakni satu orang sopir dan satu lainnya tukang sound sistem.
Massa dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) kemarin menggelar unjuk rasa di depan Kementrian Luar Negeri, Jalan Pejambon, Jakarta Pusat. Tak lama kemudian, mereka bergeser ke kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat.
"Mereka merusak pagar. Kemudian di Kedubes AS dihalau petugas dan terjadi pelemparan," paparnya.
Menurutnya, tidak ada korban luka serius dalam kejadian ini. Hanya saja, beberapa orang ada yang mengalami luka ringan saat diamankan karena terkena pentungan petugas.
Petugas mengamankan telur, batu, bendera, seperangkat sound sistem, pecahan kaca dan kendaraan sebagai barang bukti unjuk rasa anarkis.
(hyk)