Jenazah mahasiswa UI asal Korsel akan dikremasi
Senin, 19 November 2012 - 14:28 WIB
Jenazah mahasiswa UI asal Korsel akan dikremasi
A
A
A
Sindonews.com - Pihak Kedutaan Besar Korea Selatan (Kedubes Korsel) sudah mengurus seluruh hal terkait rencana pemulangan jenazah Jeun Moosong (38), mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Korea Selatan yang bunuh diri melompat dari Apartemen Margonda Residence. Hingga saat ini jenazah Jeun masih berada di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan, hari ini pihaknya bersama pihak kedutaan belum berencana memulangkan jenazah Jeun ke negara asalnya. "Hari ini masih di RS Polri Kramat Jati, kami akan pulangkan jenazahnya secepatnya, masih diproses," jelasnya kepada wartawan di Polres Depok, Senin (19/11/12).
dia menambahkan, pihaknya masih menunggu keputusan pihak Kedubes kapan akan memulangkan jenazah Jeun. Sementara jenazah Jeun nantinya akan dikremasi pihak keluarga.
"Kami masih menunggu keputusan kedutaan dan keluarga, karena nanti jenazahnya akan dikremasi di negaranya," paparnya.
Mulyadi juga membenarkan, atase kepolisian Kedubes Korsel juga ikut menginvestigasi kasus tersebut. Namun sampai sekarang memang belum jelas apa penyebab kematian Jeun hingga ia nekat bunuh diri.
"Tim mereka memang datangi TKP, selama tiga hari ini korban mendadak pendiam, murung, tidak mau makan, hanya bilang ada masalah tapi tidak diceritakan secara gamblang," imbuhnya.
Kapolres Depok Kombes Pol Mulyadi Kaharni mengatakan, hari ini pihaknya bersama pihak kedutaan belum berencana memulangkan jenazah Jeun ke negara asalnya. "Hari ini masih di RS Polri Kramat Jati, kami akan pulangkan jenazahnya secepatnya, masih diproses," jelasnya kepada wartawan di Polres Depok, Senin (19/11/12).
dia menambahkan, pihaknya masih menunggu keputusan pihak Kedubes kapan akan memulangkan jenazah Jeun. Sementara jenazah Jeun nantinya akan dikremasi pihak keluarga.
"Kami masih menunggu keputusan kedutaan dan keluarga, karena nanti jenazahnya akan dikremasi di negaranya," paparnya.
Mulyadi juga membenarkan, atase kepolisian Kedubes Korsel juga ikut menginvestigasi kasus tersebut. Namun sampai sekarang memang belum jelas apa penyebab kematian Jeun hingga ia nekat bunuh diri.
"Tim mereka memang datangi TKP, selama tiga hari ini korban mendadak pendiam, murung, tidak mau makan, hanya bilang ada masalah tapi tidak diceritakan secara gamblang," imbuhnya.
(mhd)