Pengunjung Cafe 999 tewas ditikam di tempat parkir
Minggu, 18 November 2012 - 15:34 WIB
Pengunjung Cafe 999 tewas ditikam di tempat parkir
A
A
A
Sindonews.com - Sebuah aksi penikaman terjadi di halaman parkir Cafe 999 di Kemang, Jakarta Selatan. Korban adalah Ahmad Zaedani (38) yang tewas dalam perjalanan ke rumah sakit.
Korban sempat dibawa ke RS Jakarta Medical Center (JMC) Mampang, guna mendapat pertolongan pertama, namun tidak tertolong dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Menurut Kapolsek Mampang Kompol Siswono, pelaku penikaman diduga tidak sendiri. Hingga kini pihaknya mendalami motif apa yang melatari penikaman itu, karena tidak ada keributan sebelumnya.
"Tidak ada percecokan atau perkelahian sebelumnya dalam cafe sehingga kejadian ini mengagetkan teman korban dan kekasih korban," kata Siswono saat dihubungi wartawan, Minggu (18/11/2012).
Siswono menambahkan, petugas yang langsung ke lokasi mendapati banyak darah yang tercecer dari halaman parkir hingga menuju ke jalan.
"Banyak darah yang tercecer dari halaman parkir hingga menuju parkir," Sambungnya.
Saat ini, jenazah masih ada di RSCM untuk dilakukan autopsi. Sementara itu polisi masih memeriksa tujuh orang saksi.
Korban sempat dibawa ke RS Jakarta Medical Center (JMC) Mampang, guna mendapat pertolongan pertama, namun tidak tertolong dan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit.
Menurut Kapolsek Mampang Kompol Siswono, pelaku penikaman diduga tidak sendiri. Hingga kini pihaknya mendalami motif apa yang melatari penikaman itu, karena tidak ada keributan sebelumnya.
"Tidak ada percecokan atau perkelahian sebelumnya dalam cafe sehingga kejadian ini mengagetkan teman korban dan kekasih korban," kata Siswono saat dihubungi wartawan, Minggu (18/11/2012).
Siswono menambahkan, petugas yang langsung ke lokasi mendapati banyak darah yang tercecer dari halaman parkir hingga menuju ke jalan.
"Banyak darah yang tercecer dari halaman parkir hingga menuju parkir," Sambungnya.
Saat ini, jenazah masih ada di RSCM untuk dilakukan autopsi. Sementara itu polisi masih memeriksa tujuh orang saksi.
(rsa)