Jenazah Joen diurus Kedubes Korea
Minggu, 18 November 2012 - 12:24 WIB
Jenazah Joen diurus Kedubes Korea
A
A
A
Sindonews.com - Jenazah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) asal Korea Joen Moosong (32), yang melakukan aksi nekat bunuh diri dengan cara melompat dari lantai 18 Apartemen Margonda Residence, Jalan Margonda Raya, Depok, kini diurus Kedutaan Besar (Kedubes) Korea di Indonesia.
Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI Dadan Erwandi mengatakan pihaknya saat ini sedang mengurus pemulangan jenazah Joen ke negara asalnya. Sementara jenazah korban saat ini sedang diotopsi di RS Polri Kramat Jati.
"Siang ini pihak Kedutaan Besar Koera akan ke Polres Depok untuk urus jenazah korban," kata Dadan, di Polres Depok, Minggu (18/11/12).
Dadan menambahkan rencananya jenazah Joen akan dipulangkan Senin 19 November 2012 besok. Sementara sejauh ini pihak kampus dan kepolisian masih menunggu hasil autopsi.
"Kebetulan korban mahasiswa bahasa Indonesia untuk asing. Sudah diurus Kedubes Korea, Senin dipulangkan," terangnya.
Menurut Dadan, dari hasil penyelidikan Joen tidak dibunuh, atau didorong. Joen diduga nekat mengakhiri hidupnya karena sedang ada masalah pribadi.
Saat itu Joen sedang curhat dengan teman-temannya karena mengaku sedang frustasi. Namun, hingga kini polisi terus menyelidiki penyebab mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI tersebut.
Kasubdit Pembinaan Lingkungan Kampus UI Dadan Erwandi mengatakan pihaknya saat ini sedang mengurus pemulangan jenazah Joen ke negara asalnya. Sementara jenazah korban saat ini sedang diotopsi di RS Polri Kramat Jati.
"Siang ini pihak Kedutaan Besar Koera akan ke Polres Depok untuk urus jenazah korban," kata Dadan, di Polres Depok, Minggu (18/11/12).
Dadan menambahkan rencananya jenazah Joen akan dipulangkan Senin 19 November 2012 besok. Sementara sejauh ini pihak kampus dan kepolisian masih menunggu hasil autopsi.
"Kebetulan korban mahasiswa bahasa Indonesia untuk asing. Sudah diurus Kedubes Korea, Senin dipulangkan," terangnya.
Menurut Dadan, dari hasil penyelidikan Joen tidak dibunuh, atau didorong. Joen diduga nekat mengakhiri hidupnya karena sedang ada masalah pribadi.
Saat itu Joen sedang curhat dengan teman-temannya karena mengaku sedang frustasi. Namun, hingga kini polisi terus menyelidiki penyebab mahasiswa Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) UI tersebut.
(rsa)