Patah hati, santri Ponpes Zurohhim bunuh diri
Sabtu, 17 November 2012 - 11:11 WIB
Patah hati, santri Ponpes Zurohhim bunuh diri
A
A
A
Sindonews.com - Warga Kampung Sindang Karsa, RT02/05, Kelurahan Sukamaju Baru, Kecamatan Cimanggis, dihebohkan dengan penemuan mayat seorang remaja di pondok pesantren (Ponpes). Mayat remaja pria itu, ditemukan mengantung di depan kamar asrama.
Korban ternyata bernama Dilan (13), yang juga tercatat sebagai santri di sebuah ponpes tersebut. Mayat Dilan ditemukan dini hari tadi, sekira pukul 00.00 WIB.
"Pas saya lagi mau ke kamar mandi, saya lihat korban sudah menggantung. Ya, saya langsung teriak minta tolong aja," ujar Novi, saksi mata yang juga tetangga asrama korban di lokasi, Depok, Sabtu (17/11/2012).
Kapolsek Cimanggis Kompol Firman Andreanto membenarkan peristiwa itu. Saat dimintai keterangan, ternyata aksi nekat Dilan, santri Ponpes Zurohhim, Depok, dipicu oleh patah hati. Hal itu diketahui pihak Kepolisian, setelah memeriksa isi pesan singkat di HP korban.
"Ada pesan dari pacar korban. Seperinya, korban habis bertengkar dengan sang pacar," tegas Firman.
Dia menambahkan, dugaan kuat korban gantung diri lantaran sakit hati dan tidak terima pacarnya bernama Yanti (15) selingkuh. Dan akhirnya memilih gantung diri di depan kamar asrama dengan menggunakan tali tambang.
"Ini penyebab utama korban gantung diri. Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban," ungkapnya.
Korban ternyata bernama Dilan (13), yang juga tercatat sebagai santri di sebuah ponpes tersebut. Mayat Dilan ditemukan dini hari tadi, sekira pukul 00.00 WIB.
"Pas saya lagi mau ke kamar mandi, saya lihat korban sudah menggantung. Ya, saya langsung teriak minta tolong aja," ujar Novi, saksi mata yang juga tetangga asrama korban di lokasi, Depok, Sabtu (17/11/2012).
Kapolsek Cimanggis Kompol Firman Andreanto membenarkan peristiwa itu. Saat dimintai keterangan, ternyata aksi nekat Dilan, santri Ponpes Zurohhim, Depok, dipicu oleh patah hati. Hal itu diketahui pihak Kepolisian, setelah memeriksa isi pesan singkat di HP korban.
"Ada pesan dari pacar korban. Seperinya, korban habis bertengkar dengan sang pacar," tegas Firman.
Dia menambahkan, dugaan kuat korban gantung diri lantaran sakit hati dan tidak terima pacarnya bernama Yanti (15) selingkuh. Dan akhirnya memilih gantung diri di depan kamar asrama dengan menggunakan tali tambang.
"Ini penyebab utama korban gantung diri. Kami sudah menghubungi pihak keluarga korban," ungkapnya.
(san)