4 gerbong KA Argo Anggrek anjlok
Jum'at, 16 November 2012 - 18:09 WIB
4 gerbong KA Argo Anggrek anjlok
A
A
A
Sindonews.com - Kereta Api (KA) Argo Anggrek dengan nomor lokomotif CC 2039812 jurusan Pasar Turi Surabaya-Gambir Jakarta, anjlok di KM 163 Desa Pebatan, Kecamatan Wanasari, Brebes.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun perjalanan KA dipastikan mengalami hambatan hingga sekira tiga jam.
Dari sembilan gerbong rangkaian kereta, terdapat empat gerbong kereta yang anjlok. Kereta anjlok itu terdiri atas tiga kereta penumpang dan satu kereta pembangkit.
Menurut keterangan penumpang Hariatmo (43), KA anjlok sekira pukul 14.20 WIB. Saat itu, dirinya sedang berada di gerbong ke empat. Dirinya kaget lantaran KA tiba-tiba berhenti ketika KA tengah melaju kencang.
"Kami kaget, tiba-tiba kereta berhenti mendadak," kata Hariatmo di lokasi kereta anjlok, di Desa Pebatan, Wanasari, Brebes, Jumat (16/11/2012).
Menurutnya, dia dan penumpang lain segera turun dari KA dan mendapati beberapa rangkaian kereta anjlok. Sehingga perjalanan KA pun terhambat.
"Padahal KA melaju dari Surabaya sekira pukul 08.10 WIB dan berhenti di Stasiun Pekalongan, tidak mengalami kendala apapun," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, KA dengan masinis atas nama Arum tersebut mengalami anjlok di gerbong nomor 5,6,7, dan kereta pembangkit. Tampak roda kereta terlihat turun dari perlintasan rel. Bahkan, ada gerbong yang sampai turun ke dasar tanah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun perjalanan KA dipastikan mengalami hambatan hingga sekira tiga jam.
Dari sembilan gerbong rangkaian kereta, terdapat empat gerbong kereta yang anjlok. Kereta anjlok itu terdiri atas tiga kereta penumpang dan satu kereta pembangkit.
Menurut keterangan penumpang Hariatmo (43), KA anjlok sekira pukul 14.20 WIB. Saat itu, dirinya sedang berada di gerbong ke empat. Dirinya kaget lantaran KA tiba-tiba berhenti ketika KA tengah melaju kencang.
"Kami kaget, tiba-tiba kereta berhenti mendadak," kata Hariatmo di lokasi kereta anjlok, di Desa Pebatan, Wanasari, Brebes, Jumat (16/11/2012).
Menurutnya, dia dan penumpang lain segera turun dari KA dan mendapati beberapa rangkaian kereta anjlok. Sehingga perjalanan KA pun terhambat.
"Padahal KA melaju dari Surabaya sekira pukul 08.10 WIB dan berhenti di Stasiun Pekalongan, tidak mengalami kendala apapun," ungkapnya.
Berdasarkan pantauan di lapangan, KA dengan masinis atas nama Arum tersebut mengalami anjlok di gerbong nomor 5,6,7, dan kereta pembangkit. Tampak roda kereta terlihat turun dari perlintasan rel. Bahkan, ada gerbong yang sampai turun ke dasar tanah.
(rsa)