Penangkapan kurir narkoba berbuntut upal
Rabu, 14 November 2012 - 13:07 WIB
Penangkapan kurir narkoba berbuntut upal
A
A
A
Sindonews.com - Pengungkapan kasus narkotika yang melibatkan dua orang wanita berinisial AC dan BD di kawasan Sarinah, Jalan Thamrin, Jakarta Pusat, bersambung ke pengungkapan pembuatan uang palsu (Upal) di rumah AC, daerah Jonggol, Jawa Barat.
Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumitra mengatakan, petugas BNN kemudian mendatangi ke rumah AC yang diketahui bernomor Blok V nomor 55, Pondok Citra Indah, Cluster Alamanda, Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dan menemukan dua koper tas berisi uang USD100 dan 100 euro, bersama satu buah printer, kertas pembuat uang dan beberapa botol cairan kimia.
"Dari pengembangan kita dapatkan sejumlah uang dolar dan euro di dua koper, dan satu tas besar, satu printer, kertas pembuat uang dan cairan kimia untuk pembuatan uang (palsu)," jelasnya di depan Rumah tersangka AC di Perumahan Pondok Citra Indah, Jonggol, Jawa Barat, Rabu (14/12/2012).
Petugas sudah membawa satu tas besar dan satu koper uang pecahan USD100 dan 100 euro. Namun petugas belum bisa memastikan jumlah uang palsu tersebut, dan rumah itu sebagai tempat pembuatan uang palsu.
"Kemarin sudah ada satu tas besar dan satu koper kita bawa. Kalau tempat pembuatan uang, belum bisa dipastikan tempatnya di sini, karena hanya ada material pembuatnya," ujarnya.
Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumitra mengatakan, petugas BNN kemudian mendatangi ke rumah AC yang diketahui bernomor Blok V nomor 55, Pondok Citra Indah, Cluster Alamanda, Desa Sukamaju, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor, dan menemukan dua koper tas berisi uang USD100 dan 100 euro, bersama satu buah printer, kertas pembuat uang dan beberapa botol cairan kimia.
"Dari pengembangan kita dapatkan sejumlah uang dolar dan euro di dua koper, dan satu tas besar, satu printer, kertas pembuat uang dan cairan kimia untuk pembuatan uang (palsu)," jelasnya di depan Rumah tersangka AC di Perumahan Pondok Citra Indah, Jonggol, Jawa Barat, Rabu (14/12/2012).
Petugas sudah membawa satu tas besar dan satu koper uang pecahan USD100 dan 100 euro. Namun petugas belum bisa memastikan jumlah uang palsu tersebut, dan rumah itu sebagai tempat pembuatan uang palsu.
"Kemarin sudah ada satu tas besar dan satu koper kita bawa. Kalau tempat pembuatan uang, belum bisa dipastikan tempatnya di sini, karena hanya ada material pembuatnya," ujarnya.
(mhd)