Metromini boleh masuk jalur TransJakarta, asal...
Selasa, 13 November 2012 - 21:04 WIB
Metromini boleh masuk jalur TransJakarta, asal...
A
A
A
Sindonews.com - Gubenur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) terus berusaha memperbaiki sistem transportasi massal di ibu kota menjadi lebih baik. Di antaranya dengan menghidupkan kembali semangat Metromini masuk jalur bus TransJakarta.
Untuk menjalankan rencananya tersebut, Jokowi memiliki standar. Pertama, bus Metromini yang ada harus diremajakan terlebih dahulu. Karena, bus yang ada saat ini, sudah banyak yang tak laik jalan dan sering mengalami mogok di tengah jalan.
"Bisa, kenapa tidak? Iya tahun 2013. Nanti kalau Metromini sudah baru, Kopaja sudah baru," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Ditambahkan dia, rencana tersebut akan cepat terlaksana dengan dukungan semua pihak, terutama pengelola moda bus Metromini di Jakarta. Sebaliknya, jika rencana itu banyak yang menentang, maka hanya akan berakibat pada lambatnya perubahan menuju Jakarta baru seperti yang diimpikan warga Jakarta.
"Kalau sekarang boleh, nanti kalau mogok di jalur busway gimana? Ya ada MRT, monorel. Ya kalau semua dibangun, bisa macet. Ada galian sana, galian sini. Sehingga prioritas dulu yang mana," lanjut Jokowi.
Seperti diketahui, dalam pemerintahan Jakarta baru, Jokowi mencanangkan sedikitnya empat program kerja sebagai skala prioritas. Pertama, perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, transportasi massal, dan perumahan.
Untuk menjalankan rencananya tersebut, Jokowi memiliki standar. Pertama, bus Metromini yang ada harus diremajakan terlebih dahulu. Karena, bus yang ada saat ini, sudah banyak yang tak laik jalan dan sering mengalami mogok di tengah jalan.
"Bisa, kenapa tidak? Iya tahun 2013. Nanti kalau Metromini sudah baru, Kopaja sudah baru," ujar Jokowi di Balai Kota, Jakarta, Selasa (13/11/2012).
Ditambahkan dia, rencana tersebut akan cepat terlaksana dengan dukungan semua pihak, terutama pengelola moda bus Metromini di Jakarta. Sebaliknya, jika rencana itu banyak yang menentang, maka hanya akan berakibat pada lambatnya perubahan menuju Jakarta baru seperti yang diimpikan warga Jakarta.
"Kalau sekarang boleh, nanti kalau mogok di jalur busway gimana? Ya ada MRT, monorel. Ya kalau semua dibangun, bisa macet. Ada galian sana, galian sini. Sehingga prioritas dulu yang mana," lanjut Jokowi.
Seperti diketahui, dalam pemerintahan Jakarta baru, Jokowi mencanangkan sedikitnya empat program kerja sebagai skala prioritas. Pertama, perbaikan di sektor pendidikan, kesehatan, transportasi massal, dan perumahan.
(san)