Perbaikan jalan, hindari Jalan Margonda & Kartini
Senin, 12 November 2012 - 23:36 WIB
Perbaikan jalan, hindari Jalan Margonda & Kartini
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Kota Depok tengah melebarkan jalan di dua titik jalur utama, yakni Jalan Margonda dan Jalan Kartini. Pelebaran jalan tersebut, dilaksanakan hingga Desember 2012. Namun dampak yang ditimbulkan, berakibat buruk. Bahkan di akhir pekan, Depok lumpuh tak bergerak.
Polres Depok mengaku, sulit mengatasi kemacetan di Jalan Raya Citayam, dan Jalan Raya Pitara, akibat dari betonisasi Jalan Raya Citayam. Sebab di Kota Depok, jalannya kecil dan terbatas.
"Banyak hal yang tidak mendukung secara fisik, untuk mengatasi kemacetan di Depok. Salah satunya adalah jalan yang tidak mendukung," kata Kasat Lantas Polres Depok Kompol Kristanto di Polres Depok, Senin (12/11/2012).
Menurut Kristanto, salah satu cara yang dapat ditempuh oleh Polresta Depok adalah dengan pengalihan arus. Seperti halnya kendaraan yang ingin menuju Citayam, dialihkan di Jalan Raya Pitara. Jalan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif menuju Citayam. Namun jalan tersebut sempit, sehingga kemacetan pun terjadi.
"Hanya itu cara kami untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Citayam," jelasnya.
Faktor lain yang tidak mendukung adalah perumahan-perumahan di Depok tidak menyediakan jalan yang memadai. "Banyak terjadi botol neck, karena banyak jalan yang tidak mendukung secara fisik. Kami mohon masyarakat sabar," tuturnya.
Ditambahkan dia, pihaknya akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Depok. Kemudian juga pihaknya akan berdialog dengan Universitas Indonesia (UI) dan Organda Kota Depok dalam mengatasi kemacetan tersebut. Sementara itu, pihaknya tengah menyerahkan 150 anggota Polantas setiap harinya untuk mengatur lalulintas.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok Yusmanto mengatakan, kemacetan jalan tersebut memang tidak bisa dihindari. Meskipun demikian, Dinas Perhubungan telah melakukan pengalihan jalan. Misalnya saja bagi warga Citayam, bisa berputar arah terlebih dahulu ke Pitara.
Meskipun demikian, kata Yusmanto, pelebaran jalan tersebut harus dilakukan, untuk mengatasi kemacetan. Sebab, Jalan Kartini memang merupakan langganan macet saat jam-jam sibuk. "Kalau ada satu angkot yang berhenti saja, pasti langsung macet," kata dia.
Saat ini, Dinas Perhubungan tidak akan menutup jalan untuk mempercepat proses betonisasi. Pelebaran jalan itu ditargetkan sampai bulan Desember.
Yusmanto mengatakan, petugas dari Dinas Perhubungan sebenarnya sudah disiapkan untuk mengatur pengaturan jalan. Meskipun demikian, perlu koordinasi dari pihak pelaksana untuk melakukan pengaturan jalan tersebut.
Polres Depok mengaku, sulit mengatasi kemacetan di Jalan Raya Citayam, dan Jalan Raya Pitara, akibat dari betonisasi Jalan Raya Citayam. Sebab di Kota Depok, jalannya kecil dan terbatas.
"Banyak hal yang tidak mendukung secara fisik, untuk mengatasi kemacetan di Depok. Salah satunya adalah jalan yang tidak mendukung," kata Kasat Lantas Polres Depok Kompol Kristanto di Polres Depok, Senin (12/11/2012).
Menurut Kristanto, salah satu cara yang dapat ditempuh oleh Polresta Depok adalah dengan pengalihan arus. Seperti halnya kendaraan yang ingin menuju Citayam, dialihkan di Jalan Raya Pitara. Jalan itu merupakan satu-satunya jalan alternatif menuju Citayam. Namun jalan tersebut sempit, sehingga kemacetan pun terjadi.
"Hanya itu cara kami untuk mengatasi kemacetan di Jalan Raya Citayam," jelasnya.
Faktor lain yang tidak mendukung adalah perumahan-perumahan di Depok tidak menyediakan jalan yang memadai. "Banyak terjadi botol neck, karena banyak jalan yang tidak mendukung secara fisik. Kami mohon masyarakat sabar," tuturnya.
Ditambahkan dia, pihaknya akan koordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP Kota Depok. Kemudian juga pihaknya akan berdialog dengan Universitas Indonesia (UI) dan Organda Kota Depok dalam mengatasi kemacetan tersebut. Sementara itu, pihaknya tengah menyerahkan 150 anggota Polantas setiap harinya untuk mengatur lalulintas.
Sementara itu, Kepala Bagian Operasional Dinas Perhubungan Kota Depok Yusmanto mengatakan, kemacetan jalan tersebut memang tidak bisa dihindari. Meskipun demikian, Dinas Perhubungan telah melakukan pengalihan jalan. Misalnya saja bagi warga Citayam, bisa berputar arah terlebih dahulu ke Pitara.
Meskipun demikian, kata Yusmanto, pelebaran jalan tersebut harus dilakukan, untuk mengatasi kemacetan. Sebab, Jalan Kartini memang merupakan langganan macet saat jam-jam sibuk. "Kalau ada satu angkot yang berhenti saja, pasti langsung macet," kata dia.
Saat ini, Dinas Perhubungan tidak akan menutup jalan untuk mempercepat proses betonisasi. Pelebaran jalan itu ditargetkan sampai bulan Desember.
Yusmanto mengatakan, petugas dari Dinas Perhubungan sebenarnya sudah disiapkan untuk mengatur pengaturan jalan. Meskipun demikian, perlu koordinasi dari pihak pelaksana untuk melakukan pengaturan jalan tersebut.
(san)