Mantan Kapolda Metro nyagub di Jatim
Senin, 12 November 2012 - 15:07 WIB
Mantan Kapolda Metro nyagub di Jatim
A
A
A
Sindonews.com - Setelah pensiun dari Kepolisian, Irjen Pol (Purn) Untung Suharsono Radjab mengaku siap maju pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur (Jatim). Sejauh ini, Untung baru melakukan komunikasi dengan sejumlah parpol dan ulama.
"Ini sesuai dengan janji saya, bahwa setelah pensiun akan ada pernyataan terkait Pilgub Jatim. Dan ini saya bersedia untuk maju," kata Untung saat pernyataan sikap di Surabaya, Senin (12/11/2012).
Ia juga menyatakan, hingga saat ini sudah menjalin komukasi dengan sejumlah partai politik. Tak hanya itu, pria yang pernah menjabat Kapolda empat kali ini juga telah menjalin komukasi dengan sejumlah tokoh dan kiai di Jatim.
"Yang jelas saya siap untuk maju, terkara teknis akan kita bicarakan terus menerus. Termasuk melalui parpol atau independen," terangnya.
Pria asal Surabaya ini mengaku, saat ini modal untuk merebut kursi Jatim Satu hanya dengan semangat dan moral. Sedangkan untuk partai dan dukungan hanyalah persoalan teknis saja.
Ia pun mengaku membuka pintu selebar-lebarnya kepada partai politik untuk melakukan komunikasi yang lebih baik.
Persoalan menang atau kalah, saat ini rakyat sudah cerdas dan mengerti bagaimana untuk memilih seorang pemimpin.
"Saat ini sudah ada otonomi daerah. Kesempatan ini harus digunakan semaksimal mungkin. Dan saya siap maju dengan modal semangat dan moral," tandasnya lagi.
"Ini sesuai dengan janji saya, bahwa setelah pensiun akan ada pernyataan terkait Pilgub Jatim. Dan ini saya bersedia untuk maju," kata Untung saat pernyataan sikap di Surabaya, Senin (12/11/2012).
Ia juga menyatakan, hingga saat ini sudah menjalin komukasi dengan sejumlah partai politik. Tak hanya itu, pria yang pernah menjabat Kapolda empat kali ini juga telah menjalin komukasi dengan sejumlah tokoh dan kiai di Jatim.
"Yang jelas saya siap untuk maju, terkara teknis akan kita bicarakan terus menerus. Termasuk melalui parpol atau independen," terangnya.
Pria asal Surabaya ini mengaku, saat ini modal untuk merebut kursi Jatim Satu hanya dengan semangat dan moral. Sedangkan untuk partai dan dukungan hanyalah persoalan teknis saja.
Ia pun mengaku membuka pintu selebar-lebarnya kepada partai politik untuk melakukan komunikasi yang lebih baik.
Persoalan menang atau kalah, saat ini rakyat sudah cerdas dan mengerti bagaimana untuk memilih seorang pemimpin.
"Saat ini sudah ada otonomi daerah. Kesempatan ini harus digunakan semaksimal mungkin. Dan saya siap maju dengan modal semangat dan moral," tandasnya lagi.
(ysw)