Bentrok buruh, Jalan Letjen Sutoyo mencekam
Jum'at, 09 November 2012 - 14:24 WIB
Bentrok buruh, Jalan Letjen Sutoyo mencekam
A
A
A
Sindonews.com - Bentrok antar buruh terjadi di Jalan Raya Letjen Sutoyo Waru, Sidoarjo, Jawa Timur (Jatim). Dua kelompok buruh PT Langgeng Makmur, Waru, Sidoarjo saling lempar batu dan baku hantam.
Aksi bentrok tersebut berawal dari aksi menutup pabrik yang dilakukan karyawan kontrak PT Langgeng Makmur, Jumat (9/11/2012). Melihat aksi tersebut, karyawan tetap perusahaan tersebut berusaha untuk masuk ke dalam pabrik. Para karyawan tetap ini tak terima pabrik tempatnya bekerja ditutup. Akhirnya, baku hantam antar buruh pun tak terelakan.
Bentrok buruh tersebut pihak kepolisian terpaksa menutup Jalan Raya Letjen Sutoyo ditutup. Suasana di sekitar pabrik pun mencekam.
Untuk menghindari korban kerusakan materi, seluruh kendaraan yang melintas dan parkir di sekitar lokasi kejadian langsung diamankan. Sekira 500 meter dari titik kejadian disterilkan. Bentrokan ini pun meluas ke arah timur hingga mendekati pemukiman warga.
Polisi yang berada di lokasi kejadian pun tidak bisa meredam bentrokan tersebut. Polres Sidoarjo pun akhirnya menerjunkan personel bersenjata lengkap untuk meredam aksi massa.
Aksi bentrok tersebut berawal dari aksi menutup pabrik yang dilakukan karyawan kontrak PT Langgeng Makmur, Jumat (9/11/2012). Melihat aksi tersebut, karyawan tetap perusahaan tersebut berusaha untuk masuk ke dalam pabrik. Para karyawan tetap ini tak terima pabrik tempatnya bekerja ditutup. Akhirnya, baku hantam antar buruh pun tak terelakan.
Bentrok buruh tersebut pihak kepolisian terpaksa menutup Jalan Raya Letjen Sutoyo ditutup. Suasana di sekitar pabrik pun mencekam.
Untuk menghindari korban kerusakan materi, seluruh kendaraan yang melintas dan parkir di sekitar lokasi kejadian langsung diamankan. Sekira 500 meter dari titik kejadian disterilkan. Bentrokan ini pun meluas ke arah timur hingga mendekati pemukiman warga.
Polisi yang berada di lokasi kejadian pun tidak bisa meredam bentrokan tersebut. Polres Sidoarjo pun akhirnya menerjunkan personel bersenjata lengkap untuk meredam aksi massa.
(azh)