Guru SDN Menteng 01 ingin lihat Obama dilantik
Jum'at, 09 November 2012 - 09:07 WIB
Guru SDN Menteng 01 ingin lihat Obama dilantik
A
A
A
Sindonews.com - Guru Sekolah Dasar Negeri (SDN) Menteng 01, Effendy berharap, dapat menghadiri pelantikan anak didiknya Barrack Obama sebagai Presiden Amerika Serikat (AS) untuk yang kedua kalinya.
Kepada wartawan, Effendy menceritakan, Obama sekolah di SDN Menteng 01 Jakarta, pada 1970. Para guru saat itu, memanggil Obama kecil dengan sebutan Barry. Saat itu, Obama masih kelas 3 SD, dan dia adalah wali kelasnya.
"Saya ingin sekali pelantikan yang kedua ini saya bisa melihat langsung, saya tentu sangat bangga melihat murid saya berhasil," ujar Effendy di rumahnya, Jalan Kapuas Raya, Depok Timur, Kamis 8 Nopember 2012 malam.
Pada pelantikan yang pertama, sambung dia, pihak gedung putih sudah mengundangnya. Namun, terpaksa dibatalkan karena protokoler (clearance) gedung putih yang terlampau ketat, menginginkan hanya orang yang paling dekat saja yang boleh hadir dalam acara itu.
"Saya berharap, karena saya pensiun berada di Depok, dan ini menyangkut kebahagian murid saya. Saya ingin, Pak Wali Kota Depok bisa bantu saya untuk memudahkan jaringan agar bisa bertemu Obama," terang guru yang pensiun tahun 2005 ini.
Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku akan berupaya sepenuhnya dengan jaringan yang dia punya, untuk menembus pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat agar bisa membawa serta Effendy ke Gedung Putih menyaksikan pelantikan Presiden Obama.
"Karena ada permohonan dari warga Depok yang pernah mengajar Obama yang kini jadi Presiden AS, saya sebagai wali kota akan berkomunikasi dengan pihak kedutaan, agar dari gedung putih bisa memberikan spesial attention," ungkap Nur Mahmudi.
Kepada wartawan, Effendy menceritakan, Obama sekolah di SDN Menteng 01 Jakarta, pada 1970. Para guru saat itu, memanggil Obama kecil dengan sebutan Barry. Saat itu, Obama masih kelas 3 SD, dan dia adalah wali kelasnya.
"Saya ingin sekali pelantikan yang kedua ini saya bisa melihat langsung, saya tentu sangat bangga melihat murid saya berhasil," ujar Effendy di rumahnya, Jalan Kapuas Raya, Depok Timur, Kamis 8 Nopember 2012 malam.
Pada pelantikan yang pertama, sambung dia, pihak gedung putih sudah mengundangnya. Namun, terpaksa dibatalkan karena protokoler (clearance) gedung putih yang terlampau ketat, menginginkan hanya orang yang paling dekat saja yang boleh hadir dalam acara itu.
"Saya berharap, karena saya pensiun berada di Depok, dan ini menyangkut kebahagian murid saya. Saya ingin, Pak Wali Kota Depok bisa bantu saya untuk memudahkan jaringan agar bisa bertemu Obama," terang guru yang pensiun tahun 2005 ini.
Sementara itu, Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail mengaku akan berupaya sepenuhnya dengan jaringan yang dia punya, untuk menembus pihak Kedutaan Besar Amerika Serikat agar bisa membawa serta Effendy ke Gedung Putih menyaksikan pelantikan Presiden Obama.
"Karena ada permohonan dari warga Depok yang pernah mengajar Obama yang kini jadi Presiden AS, saya sebagai wali kota akan berkomunikasi dengan pihak kedutaan, agar dari gedung putih bisa memberikan spesial attention," ungkap Nur Mahmudi.
(san)