FPI Depok minta coret Islam dari KTP Ahmadiyah
Kamis, 08 November 2012 - 14:39 WIB
FPI Depok minta coret Islam dari KTP Ahmadiyah
A
A
A
Sindonews.com - Front Pembela Islam (FPI) Depok mendesak Wali Kota Depok Nur Mahmudi Ismail untuk melacak dan mendata jemaah Ahmadiyah. Mereka meminta wali kota mencoret agama Islam, pada setiap Kartu Identitas Penduduk (KTP) mereka.
"Wali Kota Depok diminta untuk mendata para jemaah Ahmadiyah, dan melarang dalam status KTP mereka sebagai orang Islam," ujar Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri, kepada wartawan, di Depok, Kamis (8/11/2012).
Selain itu, FPI Depok juga mendukung gerakan FPI Priangan Timur (Jawa Barat) yang mendesak agar pemerintah melarang jemaah Ahmadiyah menunaikan ibadah haji. Menurut mereka, Ahmadiyah bukan bagian dari Islam dan dilarang memasuki Kota Mekkah dan Madinah.
"Ahmadiyah kalau mau hajian, ke pusatnya saja di Inggris. Kalau Mekkah dan Madinah itu, untuk umat Islam," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Priangan Timur (Jawa Barat) berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Bandung, Jalan Aceh. Mereka mendesak pemerintah melarang jemaah Ahmadiyah menunaikan ibadah haji.
"Wali Kota Depok diminta untuk mendata para jemaah Ahmadiyah, dan melarang dalam status KTP mereka sebagai orang Islam," ujar Ketua FPI Depok Habib Idrus Al Gadhri, kepada wartawan, di Depok, Kamis (8/11/2012).
Selain itu, FPI Depok juga mendukung gerakan FPI Priangan Timur (Jawa Barat) yang mendesak agar pemerintah melarang jemaah Ahmadiyah menunaikan ibadah haji. Menurut mereka, Ahmadiyah bukan bagian dari Islam dan dilarang memasuki Kota Mekkah dan Madinah.
"Ahmadiyah kalau mau hajian, ke pusatnya saja di Inggris. Kalau Mekkah dan Madinah itu, untuk umat Islam," tukasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan massa dari Front Pembela Islam (FPI) Priangan Timur (Jawa Barat) berunjuk rasa di depan Kantor DPRD Bandung, Jalan Aceh. Mereka mendesak pemerintah melarang jemaah Ahmadiyah menunaikan ibadah haji.
(san)