Mayat bertato dibuang di tanggul
Rabu, 07 November 2012 - 20:52 WIB
Mayat bertato dibuang di tanggul
A
A
A
Sindonews.com – Sesosok mayat pria bertato ditemukan di sebuah tanggul, tepatnya di Bulak Plataran, Sumbergiri, Ponjong. Diduga mayat tersebut merupakan korban pembunuhan dan sengaja dibuang ke sawah.
Mayat laki-laki masih lengkap dengan jaket celana panjang dan sepatu hitam ini pertama kali diketahui salah satu warga setempat, Taruno Suwito (75).
"Waktu itu saya mau ke ladang. Tapi di tanggul ada mayat tergeletak masih berlumuran darah," tutur Taruno kepada wartawan di Ponjong, Rabu (7/11/2012).
Diapun kemudian meminta warga lain melapor polisi. Selang beberapa jam, tim identifikasi Polres Gunungkidul datang ke lokasi kejadian.
Petugas identifikasi berhasil menemukan kartu identitas yang masih ada di dalam dompet saku celana korban. Diketahui mayat pria ini bernama Wawan Yudha Kurniyawan (30) warga Trukan Poitan Mandungan, Srimartani, Piyungan, Bantul.
Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui penuh dengan luka di tubuhnya. Bagian kepalanya remuk, muka sulit dikenali dengan kondisi leher terjerat kawat.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ihsan Amin menyatakan, pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan ini. Untuk memastikan dugaan pembunuhan, pihaknya akan melakukan autopsi korban untuk mendalami kasus ini.
“Kita masih terus dalami, saat ini jenazah kita kirimkan ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi,” tandasnya.
Mayat laki-laki masih lengkap dengan jaket celana panjang dan sepatu hitam ini pertama kali diketahui salah satu warga setempat, Taruno Suwito (75).
"Waktu itu saya mau ke ladang. Tapi di tanggul ada mayat tergeletak masih berlumuran darah," tutur Taruno kepada wartawan di Ponjong, Rabu (7/11/2012).
Diapun kemudian meminta warga lain melapor polisi. Selang beberapa jam, tim identifikasi Polres Gunungkidul datang ke lokasi kejadian.
Petugas identifikasi berhasil menemukan kartu identitas yang masih ada di dalam dompet saku celana korban. Diketahui mayat pria ini bernama Wawan Yudha Kurniyawan (30) warga Trukan Poitan Mandungan, Srimartani, Piyungan, Bantul.
Dari hasil pemeriksaan, korban diketahui penuh dengan luka di tubuhnya. Bagian kepalanya remuk, muka sulit dikenali dengan kondisi leher terjerat kawat.
Kapolres Gunungkidul AKBP Ihsan Amin menyatakan, pihaknya belum mengetahui motif pembunuhan ini. Untuk memastikan dugaan pembunuhan, pihaknya akan melakukan autopsi korban untuk mendalami kasus ini.
“Kita masih terus dalami, saat ini jenazah kita kirimkan ke RSUP Dr Sardjito untuk diautopsi,” tandasnya.
(ysw)