Uzur, PDAM revitalisasi jaringan pipa
Selasa, 06 November 2012 - 18:20 WIB
Uzur, PDAM revitalisasi jaringan pipa
A
A
A
Sindonews.com - Untuk memenuhi kebutuhan air bersihdi Kabupaten Lahat, PDAM Tirta Lematang melakukan revitalisasi jaringan pipa yang sudah tua.
Jika rampung, diharapkan PDAM mampu meningkatkan distribusi air dari 60 liter per detik menjadi 160 liter per detik.
Direktur PDAM Tirta Lematang Ruslan Haffani melalui Kepala Bagian Teknik PDAM Hermansyah mengakui kalau suplai air ke warga sempat terganggu. Terutama PDAM di areal Lahat II karena sedang dalam perbaikan.
“Di lokasi itu, kita memiliki pompa air berkecepatan 50 liter perdetiknya. Kita akui satu minggu belakangan mengalami kerusakan. Ada bagian yang harus kita ganti dan itu harus dibeli di Palembang,” ujar Hermansyah saat ditemui di kantornya di Lahat, Selasa (6/11/2012).
Kendati demikian, PDAM telah menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat agar dapat memakluminya.
Ia memaprkan sejumlah kawasan yang distribusinya sempat terganggu, yakni daerah Pasar Lama, Pasar Lematang, Perumahan Selawi, Kelurahan Gunung Gajah, dan sebagian perumahaan Lapangan Seganti Setungguan.
Untuk memaksimalkan distribusi air bersih, pihaknya terus memasang pipa pipa mulai dari ukuran 250 mm, 350mm, hingga 400 mm di Lahat. Nantinya, pipa-pipa ini ditanam sedalam satu meter.
“Nantinya kapasitas dan kemampuan yang ada lebih baik lagi, yaitu dari 60 liter per detik, akan menjadi 160 liter per detiknya,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai mengakui saat tengah merevitalisasi dan merenovasi sistem pendistribusian PDAM yang ada, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangannya.
“Selama ini masyarakat mengeluhkan minimnya pelayanan PDAM yang ada, maka dari itu, saat ini Pemkab Lahat tengah gencar-gencarnya melaksanakan perbaikan menyeluruh di lapangan,” ungkap Aswari.
Jika rampung, diharapkan PDAM mampu meningkatkan distribusi air dari 60 liter per detik menjadi 160 liter per detik.
Direktur PDAM Tirta Lematang Ruslan Haffani melalui Kepala Bagian Teknik PDAM Hermansyah mengakui kalau suplai air ke warga sempat terganggu. Terutama PDAM di areal Lahat II karena sedang dalam perbaikan.
“Di lokasi itu, kita memiliki pompa air berkecepatan 50 liter perdetiknya. Kita akui satu minggu belakangan mengalami kerusakan. Ada bagian yang harus kita ganti dan itu harus dibeli di Palembang,” ujar Hermansyah saat ditemui di kantornya di Lahat, Selasa (6/11/2012).
Kendati demikian, PDAM telah menyampaikan permintaan maaf pada masyarakat agar dapat memakluminya.
Ia memaprkan sejumlah kawasan yang distribusinya sempat terganggu, yakni daerah Pasar Lama, Pasar Lematang, Perumahan Selawi, Kelurahan Gunung Gajah, dan sebagian perumahaan Lapangan Seganti Setungguan.
Untuk memaksimalkan distribusi air bersih, pihaknya terus memasang pipa pipa mulai dari ukuran 250 mm, 350mm, hingga 400 mm di Lahat. Nantinya, pipa-pipa ini ditanam sedalam satu meter.
“Nantinya kapasitas dan kemampuan yang ada lebih baik lagi, yaitu dari 60 liter per detik, akan menjadi 160 liter per detiknya,” jelasnya.
Terpisah, Bupati Lahat, Saifudin Aswari Rivai mengakui saat tengah merevitalisasi dan merenovasi sistem pendistribusian PDAM yang ada, sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangannya.
“Selama ini masyarakat mengeluhkan minimnya pelayanan PDAM yang ada, maka dari itu, saat ini Pemkab Lahat tengah gencar-gencarnya melaksanakan perbaikan menyeluruh di lapangan,” ungkap Aswari.
(ysw)