Anggaran belanja membengkak, APBD-P defisit
Selasa, 06 November 2012 - 15:36 WIB
Anggaran belanja membengkak, APBD-P defisit
A
A
A
Sindonews.com - Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kabupaten Tana Toraja 2012 diprediksi akan mengalami defisit hingga Rp11,69 miliar.
Defisit tersebut disebabkan membengkaknya anggaran belanja daerah dibanding pendapatan daerah. Dalam nota keuangan disebutkan pendapatan daerah setelah perubahan direncanakan Rp601,25 miliar.
Pendapatan daerah Rp601,25 miliar ditambah pembiayaan daerah Rp26,14 miliar setelah dikurangi belanja daerah Rp639,087 miliar maka sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan defisit Rp11,69 miliar.
Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung sebagai penanggung jawab keuangan daerah mengakui rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2012 mengalami defisit sebesar Rp11,69 miliar merupakan permasalahan yang sedang dihadapi Pemkab Tana Toraja.
Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sudah berupaya menyelesaikan masalah defisit dengan melakukan pengurangan serta menunda beberapa kegiatan yang diprediksi tidak bisa tuntas hingga akhir tahun 2012.
“Saya berharap pembahasan nota keuangan dan rancangan perubahan APBD tahun 2012 antara eksekutif dan legislatif bisa menuntaskan permasalahan defisit,” harap Theofilus di Tana Toraja, Selasa (6/11/2012).
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi menyatakan, DPRD Tana Toraja akan membahas nota keuangan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2012 sesuai dengan mekanisme dan tahapan persidangan yang berlaku di lembaga wakil rakyat.
Dia berharap ada sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif sehingga pembahasan perubahan APBD dapat dipercepat untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.
“Kami akan melakukan pembahasan nota keuangan rancangan perubahan APBD-P secara maraton di lembaga DPRD. Kami berharap, eksekutif dan legislatif pro aktif agar pembahasan bisa dipercepat,” tandasnya.
Defisit tersebut disebabkan membengkaknya anggaran belanja daerah dibanding pendapatan daerah. Dalam nota keuangan disebutkan pendapatan daerah setelah perubahan direncanakan Rp601,25 miliar.
Pendapatan daerah Rp601,25 miliar ditambah pembiayaan daerah Rp26,14 miliar setelah dikurangi belanja daerah Rp639,087 miliar maka sisa lebih pembiayaan anggaran setelah perubahan defisit Rp11,69 miliar.
Bupati Tana Toraja Theofilus Allorerung sebagai penanggung jawab keuangan daerah mengakui rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2012 mengalami defisit sebesar Rp11,69 miliar merupakan permasalahan yang sedang dihadapi Pemkab Tana Toraja.
Tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) sudah berupaya menyelesaikan masalah defisit dengan melakukan pengurangan serta menunda beberapa kegiatan yang diprediksi tidak bisa tuntas hingga akhir tahun 2012.
“Saya berharap pembahasan nota keuangan dan rancangan perubahan APBD tahun 2012 antara eksekutif dan legislatif bisa menuntaskan permasalahan defisit,” harap Theofilus di Tana Toraja, Selasa (6/11/2012).
Ketua DPRD Tana Toraja Welem Sambolangi menyatakan, DPRD Tana Toraja akan membahas nota keuangan rancangan perubahan APBD tahun anggaran 2012 sesuai dengan mekanisme dan tahapan persidangan yang berlaku di lembaga wakil rakyat.
Dia berharap ada sinergi antara pihak legislatif dan eksekutif sehingga pembahasan perubahan APBD dapat dipercepat untuk ditetapkan menjadi peraturan daerah.
“Kami akan melakukan pembahasan nota keuangan rancangan perubahan APBD-P secara maraton di lembaga DPRD. Kami berharap, eksekutif dan legislatif pro aktif agar pembahasan bisa dipercepat,” tandasnya.
(ysw)