Polda Sulsel-DPR RI gelar rapat tertutup
Selasa, 06 November 2012 - 11:33 WIB
Polda Sulsel-DPR RI gelar rapat tertutup
A
A
A
Sindonews.com - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel), mengadakan rapat tertutup dengan Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia di Mapolda Sulsel pukul 11.00 WITA.
Komisi III yang menangani urusan Pemerintahan Bidang Pertahanan dengan mitra kerja Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga sandi Negara (Lemsaneg), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), ini melakukan kunjungan kerja masa reses persidangan I tahun 2012-2013.
Juru bicara Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes) Chevy A Sopari, mengungkapkan memang, acara tersebut tidak boleh dulu diganggu. "Ketakutannya siapa tahu para anggota rapat terganggu dengan kedatangan teman-teman," ungkap Chevy menjelaskan, Selasa (6/11/2012).
Lebih jauh dia menjelaskan, saat ini dirinya sedang berada di luar kantor, dan belum dapat konfirmasi apakah kegiatan tersebut bisa diliput atau tidak. "Kemarin saya tidak masuk kantor, makanya belum tahu apa teman-teman bisa wartawan masuk," ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah wartawan yang ada di luar ruangan hanya bisa menunggu dan mengambil gambar di luar pintu, dan terlihat beberpa Propam menjaga ketet pintu. "Minta maaf dek, tidak boleh masuk, harus ada izin dari Korspripim (kordinator sekertaris pribadi pimpinan)," kata dia.
Terlihat, rapat tersebut selain dihadiri oleh pimpinan Polda Sulsel juga dihadiri oleh pimpinan Kejaksaan Tinggi Fietra Sani dan anggota DPR RI Rio Padjalangi.
Komisi III yang menangani urusan Pemerintahan Bidang Pertahanan dengan mitra kerja Kementerian Pertahanan, Tentara Nasional Indonesia, Dewan Ketahanan Nasional (Wantanas), Badan Intelijen Negara (BIN), Lembaga sandi Negara (Lemsaneg), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), ini melakukan kunjungan kerja masa reses persidangan I tahun 2012-2013.
Juru bicara Polda Sulsel Komisaris Besar (Kombes) Chevy A Sopari, mengungkapkan memang, acara tersebut tidak boleh dulu diganggu. "Ketakutannya siapa tahu para anggota rapat terganggu dengan kedatangan teman-teman," ungkap Chevy menjelaskan, Selasa (6/11/2012).
Lebih jauh dia menjelaskan, saat ini dirinya sedang berada di luar kantor, dan belum dapat konfirmasi apakah kegiatan tersebut bisa diliput atau tidak. "Kemarin saya tidak masuk kantor, makanya belum tahu apa teman-teman bisa wartawan masuk," ungkapnya.
Sementara itu, sejumlah wartawan yang ada di luar ruangan hanya bisa menunggu dan mengambil gambar di luar pintu, dan terlihat beberpa Propam menjaga ketet pintu. "Minta maaf dek, tidak boleh masuk, harus ada izin dari Korspripim (kordinator sekertaris pribadi pimpinan)," kata dia.
Terlihat, rapat tersebut selain dihadiri oleh pimpinan Polda Sulsel juga dihadiri oleh pimpinan Kejaksaan Tinggi Fietra Sani dan anggota DPR RI Rio Padjalangi.
(azh)