Pemilik toko pingsan, perampok panik
Senin, 05 November 2012 - 21:57 WIB
Pemilik toko pingsan, perampok panik
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan di Kawasan Mega Glodok Kemayoran, Jakarta Pusat gagal setelah pemilik toko pingsan. Pelaku yang panik akhirnya gagal menguras brankas korban.
Apesnya, salahsatu perampok tertangkap warga dan langsung dihajar beramai-ramai. Hartono (38) babak belur dihajar masa setelah dirinya tertangkap warga sekitar Kemayoran.
Kepada wartawan Christina korban perampokan mengatakan kejadian bermula ketika dua orang perampok berpura-pura membeli kabel. "Kabel yang dicari tidak ada, tiba-tiba salahsatu pelaku menodongkan pistol," katanya, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Pelaku mengikat kedua tangan korban dan menutup mulut korban dengan lakban. Selanjutnya pelaku meminta korban menunjukkan brankas yang ada di lantai dua. Belum sempat naik ke lantai dua korban pingsan. Mengetahui korbanya pingsan pelaku langsung melarikan diri.
Sesaat kemudian Musni, satpam di ruko sebelah datang dan mengetahui peristiwa tersebut. Mengetahui pelaku perampokan masih berjalan santai Musni langsung meneriaki pelaku. Warga berhasil membekuk Hartono
Kepala Unit Reskrim Polsek Kemayoran AKP Heru Wahyudi mengatakan, pelaku merupakan pemain yang sudah biasa melakukan aksinya. Diduga ada orang dalam yang memberikan informasi kepada komplotan ini.
"Kami duga ada keterlibatan orang dalam karena pelaku mengetahui bahwa korban memiliki brankas di lantai dua ruko tersebut," kata Heru di Mapolsek Kemayoran, Jakarta.
Apesnya, salahsatu perampok tertangkap warga dan langsung dihajar beramai-ramai. Hartono (38) babak belur dihajar masa setelah dirinya tertangkap warga sekitar Kemayoran.
Kepada wartawan Christina korban perampokan mengatakan kejadian bermula ketika dua orang perampok berpura-pura membeli kabel. "Kabel yang dicari tidak ada, tiba-tiba salahsatu pelaku menodongkan pistol," katanya, di Jakarta, Senin (5/11/2012).
Pelaku mengikat kedua tangan korban dan menutup mulut korban dengan lakban. Selanjutnya pelaku meminta korban menunjukkan brankas yang ada di lantai dua. Belum sempat naik ke lantai dua korban pingsan. Mengetahui korbanya pingsan pelaku langsung melarikan diri.
Sesaat kemudian Musni, satpam di ruko sebelah datang dan mengetahui peristiwa tersebut. Mengetahui pelaku perampokan masih berjalan santai Musni langsung meneriaki pelaku. Warga berhasil membekuk Hartono
Kepala Unit Reskrim Polsek Kemayoran AKP Heru Wahyudi mengatakan, pelaku merupakan pemain yang sudah biasa melakukan aksinya. Diduga ada orang dalam yang memberikan informasi kepada komplotan ini.
"Kami duga ada keterlibatan orang dalam karena pelaku mengetahui bahwa korban memiliki brankas di lantai dua ruko tersebut," kata Heru di Mapolsek Kemayoran, Jakarta.
(ysw)