Jenazah Yanto diautopsi
Jum'at, 02 November 2012 - 14:03 WIB
Jenazah Yanto diautopsi
A
A
A
Sindonews.com - Jenazah Yanto Takege (42) sopir angkot D08 jurusan Terminal Depok-Pasar Pucung saat ini telah dibawa Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta untuk diautopsi. Hasil autopsi itu untuk memastikan penyebab kematian warga Cipayung yang tinggal di RT 02 RW 04 Kecamatan Sukmajaya, Depok itu.
Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tewasnya Yanto. Pihaknya belum bisa memastikan Yanto murni korban pembunuhan.
"Kami masih melakukan penyeledikan, untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," jelas Fitria kepada wartawan di kantornya, Jumat (2/11/2012).
Sebelum tewas, korban diketahui bermain judi di Perumahan Griya Sukmajaya. "Dari rumah yang dijadikan lokasi judi itu, sampai di jalan sekira 200 meteran kami menemukan ceceran darah," jelas Fitria.
Sedangkan barang bukti lain yang ditemukan koprok, sandal, jaket, dan uang diduga hasil judi Rp200 ribuan receh. Pecahan kaca nako.
"Sepertinya korban ini dalam kondisi luka, korban berusaha melarikan diri dari lokasi, diduga kehabisan darah, pada saat persis di jalan studio alam mau mengarah ke situ, tergeletak depan pagar, posisi leher sudah ada luka robek, luka 10 cm," jelasnya.
Kapolsek Sukmajaya AKP Fitria Mega mengatakan, pihaknya masih mengembangkan kasus tewasnya Yanto. Pihaknya belum bisa memastikan Yanto murni korban pembunuhan.
"Kami masih melakukan penyeledikan, untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," jelas Fitria kepada wartawan di kantornya, Jumat (2/11/2012).
Sebelum tewas, korban diketahui bermain judi di Perumahan Griya Sukmajaya. "Dari rumah yang dijadikan lokasi judi itu, sampai di jalan sekira 200 meteran kami menemukan ceceran darah," jelas Fitria.
Sedangkan barang bukti lain yang ditemukan koprok, sandal, jaket, dan uang diduga hasil judi Rp200 ribuan receh. Pecahan kaca nako.
"Sepertinya korban ini dalam kondisi luka, korban berusaha melarikan diri dari lokasi, diduga kehabisan darah, pada saat persis di jalan studio alam mau mengarah ke situ, tergeletak depan pagar, posisi leher sudah ada luka robek, luka 10 cm," jelasnya.
(lns)