Sopir angkot tewas dibacok
Jum'at, 02 November 2012 - 12:22 WIB
Sopir angkot tewas dibacok
A
A
A
Sindonews.com - Yanto Tekege (42) warga Kampung Cipayung, RT 002/4 Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Sukmajaya, Depok, ditemukan tewas berlumur darah di tengah Jalan Studio Alam.
Yanto sehari-hari bekeja sebagai sopir angkot D08 jurusan Terminal Depok - Pasar Pucung, diduga tewas di tangan teman-temannya sendiri.
"Saya masih belum tahu ini bagaimana kejadiannya, dia ditemukan berlumuran darah saja, sudah tewas, kejadiannya persis saya kurang tahu," kata Yulianus Tekege (32) adik korban di Polsek Sukmajaya, Jumat (2/11/2012).
Saat ditemukan, kata Yulianus, terdapat luka dalam di bagian leher sebelah kiri seperti pecahan kaca. Menurut Yulianus, dugaan sementara pelakunya teman nongkrong kakaknya.
"Bisa lebih dari 10 orang yang main disitu. Biasa temen nongkrong. Temen - temannya banyak. Sopir angkot D08. Saya lagi bertanya kepada polisi. " tandasnya.
Dari informasi yang diperoleh Yulianus, sebelum kejadian, Yanto sempat bermain judi koprok bersama sepuluh temannya di Perumahan Griya Alam Sukmajaya. Diduga mereka ribut dan berkelahi hingga berujung pembacokan bersama teman - temannya.
Sebab di lokasi tempat mereka berjudi di sebuah rumah yang belum dibeli oleh konsumen, terdapat pecahan kaca nako.
Yanto sehari-hari bekeja sebagai sopir angkot D08 jurusan Terminal Depok - Pasar Pucung, diduga tewas di tangan teman-temannya sendiri.
"Saya masih belum tahu ini bagaimana kejadiannya, dia ditemukan berlumuran darah saja, sudah tewas, kejadiannya persis saya kurang tahu," kata Yulianus Tekege (32) adik korban di Polsek Sukmajaya, Jumat (2/11/2012).
Saat ditemukan, kata Yulianus, terdapat luka dalam di bagian leher sebelah kiri seperti pecahan kaca. Menurut Yulianus, dugaan sementara pelakunya teman nongkrong kakaknya.
"Bisa lebih dari 10 orang yang main disitu. Biasa temen nongkrong. Temen - temannya banyak. Sopir angkot D08. Saya lagi bertanya kepada polisi. " tandasnya.
Dari informasi yang diperoleh Yulianus, sebelum kejadian, Yanto sempat bermain judi koprok bersama sepuluh temannya di Perumahan Griya Alam Sukmajaya. Diduga mereka ribut dan berkelahi hingga berujung pembacokan bersama teman - temannya.
Sebab di lokasi tempat mereka berjudi di sebuah rumah yang belum dibeli oleh konsumen, terdapat pecahan kaca nako.
(lns)