10 menit, perampok di Cakung gasak Rp300 juta
Kamis, 01 November 2012 - 21:40 WIB
10 menit, perampok di Cakung gasak Rp300 juta
A
A
A
Sindonews.com - Aksi perampokan menimpa pasangan suami istri Syatiri Ahmad (80), dan Suryani Taher (72), warga Jalan Raya Penggilingan, Cakung, Jakarta Timur.
Kedua pasangan lansia tersebut, disatroni kawanan perampok bermobil berjumlah sekira 10 orang. Dengan bermodalkan golok, dan senjata api laras pendek, para perampok menyekap pemilik rumah dan berhasil menggasak uang tunai yang disimpan di dalam brangkas, perhiasan, tas dan dompet di kamar korban, dengan total nilai Rp300 juta.
Nabil Syatiri (45), salah seorang anak korban menuturkan, para perampok berhasil menyekap dua satpam yang menjaga rumah kedua orangtuanya. Para pelaku masuk melalui pintu depan rumah, sambil menenteng senjata yang telah disiapkan sebelumnya.
"Menurut pembantu di rumah, pelaku masuk dan langsung menyasar ke kamar utama. Sambil mengancam, mereka melakban mulut kedua orangtua saya," ujarnya, di Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Ditambahkan dia, sepuluh orang pelaku kemudian masuk, sementara lima pelaku lain berjaga di luar. Korban yang diketahui pemilik Yayasan Assuryaniyah ini, tidak berdaya dan akhirnya merelakan para perampok membawa harta bendanya. Selanjutnya tidak lebih dari 10 menit, para pelaku langsung melarikan diri.
"Sepertinya memang sudah direncanakan, karena mereka tahu sekali posisi kamar ibu saya, dan prosesnya sangat cepat, tidak sampai 10 menit," tambahnya.
Kini kasus tersebut tengah didalami oleh petugas dari Polsek Cakung dibantu Polres Jakarta Timur. Sementara untuk keperluan penyelidikan kedua korban langsung dimintai keterangan.
Kedua pasangan lansia tersebut, disatroni kawanan perampok bermobil berjumlah sekira 10 orang. Dengan bermodalkan golok, dan senjata api laras pendek, para perampok menyekap pemilik rumah dan berhasil menggasak uang tunai yang disimpan di dalam brangkas, perhiasan, tas dan dompet di kamar korban, dengan total nilai Rp300 juta.
Nabil Syatiri (45), salah seorang anak korban menuturkan, para perampok berhasil menyekap dua satpam yang menjaga rumah kedua orangtuanya. Para pelaku masuk melalui pintu depan rumah, sambil menenteng senjata yang telah disiapkan sebelumnya.
"Menurut pembantu di rumah, pelaku masuk dan langsung menyasar ke kamar utama. Sambil mengancam, mereka melakban mulut kedua orangtua saya," ujarnya, di Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Ditambahkan dia, sepuluh orang pelaku kemudian masuk, sementara lima pelaku lain berjaga di luar. Korban yang diketahui pemilik Yayasan Assuryaniyah ini, tidak berdaya dan akhirnya merelakan para perampok membawa harta bendanya. Selanjutnya tidak lebih dari 10 menit, para pelaku langsung melarikan diri.
"Sepertinya memang sudah direncanakan, karena mereka tahu sekali posisi kamar ibu saya, dan prosesnya sangat cepat, tidak sampai 10 menit," tambahnya.
Kini kasus tersebut tengah didalami oleh petugas dari Polsek Cakung dibantu Polres Jakarta Timur. Sementara untuk keperluan penyelidikan kedua korban langsung dimintai keterangan.
(san)