Polisi ungkap motif pembacokan di depan MK
Kamis, 01 November 2012 - 19:09 WIB
Polisi ungkap motif pembacokan di depan MK
A
A
A
Sindonews.com - Peristiwa pembacokan dan penganiayaan yang terjadi pada Kamis 18 Oktober 2012, di depan gedung Mahkamah Konstitusi (MK), bermotifkan balas dendam. Dalam peristiwa itu, dua orang pengawal Bupati Halmahera Tengah, Maluku Utara, yakni Bonny Sangaji dan Jimi menjadi korban.
"Tujuh pelaku pengeroyokan merupakan anak buah Daud Kei. Motifnya pelaku adalah dendam masalah pribadi akibat masalah pribadi," ujar Kepala Unit II Resmob AKBP Herry Heryawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Ditambahkan dia, saat itu BJ mendatangi Bonny Sangaji, menepuk pundak korban, dan memukul korban dengan helm, sambil mengatakan, "Kamu anak kecil tidak tahu apa-apa. Kamu anak buah Umar Kei," terang Herry menirukan perkatan BJ saat itu.
Bonny kemudian mengejar BJ. Ternyata, teman-teman BJ yang berjumlah kurang lebih 50-an orang telah ada di sekitar lokasi pemukulan. Alhasil, Bonny Sangaji dan Jimi pun dibacok.
Mobil Suzuki APV milik korban kemudian dirusak massa penyerang dengan besi mirip linggis. Hingga kini, polisi baru mengamankan empat orang, dari tujuh orang pelaku yang diduga mendalangi aksi pembacokan dan perusakan.
Para pelaku yang telah berhasil diamankan adalah SM, DP alias PD, JPJ alias BJ, dan AA alias DN. Sementara tiga orang lainnya, yakni AB, PJ, AR masih buron dan dalam pengejaran polisi.
"Tujuh pelaku pengeroyokan merupakan anak buah Daud Kei. Motifnya pelaku adalah dendam masalah pribadi akibat masalah pribadi," ujar Kepala Unit II Resmob AKBP Herry Heryawan, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (1/11/2012).
Ditambahkan dia, saat itu BJ mendatangi Bonny Sangaji, menepuk pundak korban, dan memukul korban dengan helm, sambil mengatakan, "Kamu anak kecil tidak tahu apa-apa. Kamu anak buah Umar Kei," terang Herry menirukan perkatan BJ saat itu.
Bonny kemudian mengejar BJ. Ternyata, teman-teman BJ yang berjumlah kurang lebih 50-an orang telah ada di sekitar lokasi pemukulan. Alhasil, Bonny Sangaji dan Jimi pun dibacok.
Mobil Suzuki APV milik korban kemudian dirusak massa penyerang dengan besi mirip linggis. Hingga kini, polisi baru mengamankan empat orang, dari tujuh orang pelaku yang diduga mendalangi aksi pembacokan dan perusakan.
Para pelaku yang telah berhasil diamankan adalah SM, DP alias PD, JPJ alias BJ, dan AA alias DN. Sementara tiga orang lainnya, yakni AB, PJ, AR masih buron dan dalam pengejaran polisi.
(san)