Polisi terus sisir Gunung Biru
Selasa, 30 Oktober 2012 - 22:20 WIB
Polisi terus sisir Gunung Biru
A
A
A
Sindonews.com - Hingga kini, aparat gabungan TNI-Polri terus melakukan penyisiran di daerah Gunung Biru, Tamanjeka, Poso, Sulawesi Tengah. Dalam operasi, tim gabungan dihadang medan yang cukup berat.
Tidak hanya itu, aparat gabungan juga harus ekstra waspada menghadapi sejumlah ancaman, termasuk ranjau bom rakitan yang diduga sengaja dipasang.
Selain itu disisi kiri dan kanan jalan setapak yang umumnya masih berupa hutan lebat menjadi ancaman tersendiri adanya penyergapan yang tidak terduga. Ancaman lainnya datang dari ketinggian, yang memungkinkan siapapun memantau pergerakan aparat keamanan yang datang dari bawah.
Kepala Kepolisian Resort Poso AKBP Eko Santoso menyatakan upaya pencarian tempat persembunyian dan pelatihan kelompok bersenjata ini terkendala medan yang berat.
"Tidak semua tempat dapat dijangkau dengan kendaraan," terangnya di Gunung Biru, Tamanjeka, Poso, Selasa (30/10/2012) sore.
Ia menegaskan, upaya patroli yang dilakukan juga untuk melacak keberadaan ranjau yang mungkin dipasang ditempat tersembunyi.
Sebelumnya pada minggu 28 oktober 2012, sebuah bom rakitan seberat 10 kilogram diamankan oleh tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah. Bom rakitan yang diletakkan di samping pondok milik warga berinisial AS itu diduga sengaja dipasang sebagai ranjau untuk menjebak aparat keamanan.
Pembersihan ranjau yang diduga kuat masih berada di kawasan Gunung Biru Tamanjeka penting dilakukan menjelang pelaksanaan operasi khusus kepolisian di wilayah itu.
Tidak hanya itu, aparat gabungan juga harus ekstra waspada menghadapi sejumlah ancaman, termasuk ranjau bom rakitan yang diduga sengaja dipasang.
Selain itu disisi kiri dan kanan jalan setapak yang umumnya masih berupa hutan lebat menjadi ancaman tersendiri adanya penyergapan yang tidak terduga. Ancaman lainnya datang dari ketinggian, yang memungkinkan siapapun memantau pergerakan aparat keamanan yang datang dari bawah.
Kepala Kepolisian Resort Poso AKBP Eko Santoso menyatakan upaya pencarian tempat persembunyian dan pelatihan kelompok bersenjata ini terkendala medan yang berat.
"Tidak semua tempat dapat dijangkau dengan kendaraan," terangnya di Gunung Biru, Tamanjeka, Poso, Selasa (30/10/2012) sore.
Ia menegaskan, upaya patroli yang dilakukan juga untuk melacak keberadaan ranjau yang mungkin dipasang ditempat tersembunyi.
Sebelumnya pada minggu 28 oktober 2012, sebuah bom rakitan seberat 10 kilogram diamankan oleh tim Gegana Brimob Polda Sulawesi Tengah. Bom rakitan yang diletakkan di samping pondok milik warga berinisial AS itu diduga sengaja dipasang sebagai ranjau untuk menjebak aparat keamanan.
Pembersihan ranjau yang diduga kuat masih berada di kawasan Gunung Biru Tamanjeka penting dilakukan menjelang pelaksanaan operasi khusus kepolisian di wilayah itu.
(ysw)