Polisi akan panggil 2 operator taksi
Selasa, 30 Oktober 2012 - 16:22 WIB
Polisi akan panggil 2 operator taksi
A
A
A
Sindonews.com - Kejadian perampokan yang berlangsung saat Michelle Widyawati (24), dan Ibunya Erna Widyawati menjadi korban perampokan di taksi, membuat polisi perlu bertindak cepat agar masyarakat tidak paranoid dengan kejadian tersebut.
Setelah mengantongi nama taksi yang ditumpangi korban, polisi akan segera memanggil operator pool untuk menindaklanjuti, siapa sopir taksi yang ditumpangi korban pada malam kejadian.
"Kita akan panggil operator pada pool taksi yang ditumpangi korban, nanti akan diseleksi siapa yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkar) yang diberhentikan oleh korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Rikwanto kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan itu, walau hanya secara lisan. "Yang pasti dua operator taksi, sebab ada dua kejadian yang sama di kawasan yang sama pula," katanya.
Seperti diketahui, selain menimpa Michelle Widyawati (24) dan Ibunya, pada hari Minggu 28 Oktober 2012 lalu, sekira pukul 23.00 WIB menggunakan taksi Primajasa.
Sedangkan Ratna Komalasari menjadi korban perampokan di dalam taksi. Ratna naik taksi Family berwarna putih dari depan MCdonal Pondok Indah dan ingin menuju ke Gandaria. Taksi kemudian berhenti tiba-tiba ada tiga orang naik ke atas taksi.
Pelaku dalam aksinya menutup mata korban dan memegang kedua tangan korban, serta memukul kebagian muka, dan menyuruh korban diam.
Pelaku kemudian memaksa korban mengambil uang di ATM Rp6 juta, merampas tiga buah handphone, sampai di Jalan Simatupang, pelaku mengembalikan simcard, handphonenya dan ATM korban.
Setelah mengantongi nama taksi yang ditumpangi korban, polisi akan segera memanggil operator pool untuk menindaklanjuti, siapa sopir taksi yang ditumpangi korban pada malam kejadian.
"Kita akan panggil operator pada pool taksi yang ditumpangi korban, nanti akan diseleksi siapa yang ada di TKP (Tempat Kejadian Perkar) yang diberhentikan oleh korban," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya AKBP Rikwanto kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (30/10/2012).
Dia mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemanggilan itu, walau hanya secara lisan. "Yang pasti dua operator taksi, sebab ada dua kejadian yang sama di kawasan yang sama pula," katanya.
Seperti diketahui, selain menimpa Michelle Widyawati (24) dan Ibunya, pada hari Minggu 28 Oktober 2012 lalu, sekira pukul 23.00 WIB menggunakan taksi Primajasa.
Sedangkan Ratna Komalasari menjadi korban perampokan di dalam taksi. Ratna naik taksi Family berwarna putih dari depan MCdonal Pondok Indah dan ingin menuju ke Gandaria. Taksi kemudian berhenti tiba-tiba ada tiga orang naik ke atas taksi.
Pelaku dalam aksinya menutup mata korban dan memegang kedua tangan korban, serta memukul kebagian muka, dan menyuruh korban diam.
Pelaku kemudian memaksa korban mengambil uang di ATM Rp6 juta, merampas tiga buah handphone, sampai di Jalan Simatupang, pelaku mengembalikan simcard, handphonenya dan ATM korban.
(mhd)