Truk hantam bus mogok di Pantura
Selasa, 30 Oktober 2012 - 09:11 WIB
Truk hantam bus mogok di Pantura
A
A
A
Sindonews.com - Kecelakaan di jalur utama Pantai utara (pantura) di Kabupaten Tegal kembali terjadi di Jalan Raya Larangan Kramat, Kabupaten Tegal. Kecelakaan melibatkan dua kendaraan yaitu truk sarat muatan nopol F 9081 F dan bus Ramayana AA 1640 AB jurusan Yogyakarta-Jakarta.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Satu orang mengalami luka retak pada tulang kaki atas nama Zainudin, 17, warga Gemuh, Kabupaten Kendal.
Penuturan salah satu penumpang bus ,Maria,(33),warga Ambarawa, Ungaran, kecelakaan terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Ketika itu bus tengah mogok sejak pukul 00.00 di Jalan Pantura Larangan.
Seluruh penumpang lebih memilih tidur di dalam bus daripada berada di luar. Terlebih saat dini hari itu cuaca tengah gerimis. Kondisi itu membuat penumpang berada di dalam.
Sementara awak bus berupaya memperbaiki bagian bus yang menyebabkan mogok. Hingga beberapa jam lamanya bus tidak juga selesai diperbaiki.
"Saat mogok itulah, bus ditabrak truk dari arah belakang. Suara hantamannya keras sekali, " kata Maria di lokasi kejadian, Selasa (30/10/2012).
Kerasnya hantaman itu mengakibatkan bagian depan truk dan bagian belakang bus ringsek parah. Sontak, seluruh penumpang bus terjaga dan berhamburan keluar.
"Untungnya sebelum kecelakaan saya pindah tempat duduk yang semula di belakakang, pindah ke tengah," ujar Maria.
Sementara penumpang bus yang berada di belakang ada yang terlempar dari tempat duduknya. Kendati demikian dipastikan seluruh penumpang bus dalam keadaan selamat. Seketika, penumpang berhamburan dari bus untuk menyelamatkan diri. Serta mewaspadai adanya kecelakaan serupa yang lebih parah. Hingga pukul 07.00, penumpang bus masih berada di sekitar lokasi kecelakaan.
Kecelakaan sendiri mengakibatkan arus lalulintas di jalur utama transnasional itu menjadi macet.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa menit usai kejadian segera mengatur arus lalu lintas. Bagian Unit Laka Lantas Polres Tegal masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini.
"Diduga sopir truk ngantuk, " ujar salah satu penumpang yang menolak menyebutkan identitasnya.
Tidak ada korban jiwa dalam musibah itu. Satu orang mengalami luka retak pada tulang kaki atas nama Zainudin, 17, warga Gemuh, Kabupaten Kendal.
Penuturan salah satu penumpang bus ,Maria,(33),warga Ambarawa, Ungaran, kecelakaan terjadi sekira pukul 04.00 WIB. Ketika itu bus tengah mogok sejak pukul 00.00 di Jalan Pantura Larangan.
Seluruh penumpang lebih memilih tidur di dalam bus daripada berada di luar. Terlebih saat dini hari itu cuaca tengah gerimis. Kondisi itu membuat penumpang berada di dalam.
Sementara awak bus berupaya memperbaiki bagian bus yang menyebabkan mogok. Hingga beberapa jam lamanya bus tidak juga selesai diperbaiki.
"Saat mogok itulah, bus ditabrak truk dari arah belakang. Suara hantamannya keras sekali, " kata Maria di lokasi kejadian, Selasa (30/10/2012).
Kerasnya hantaman itu mengakibatkan bagian depan truk dan bagian belakang bus ringsek parah. Sontak, seluruh penumpang bus terjaga dan berhamburan keluar.
"Untungnya sebelum kecelakaan saya pindah tempat duduk yang semula di belakakang, pindah ke tengah," ujar Maria.
Sementara penumpang bus yang berada di belakang ada yang terlempar dari tempat duduknya. Kendati demikian dipastikan seluruh penumpang bus dalam keadaan selamat. Seketika, penumpang berhamburan dari bus untuk menyelamatkan diri. Serta mewaspadai adanya kecelakaan serupa yang lebih parah. Hingga pukul 07.00, penumpang bus masih berada di sekitar lokasi kecelakaan.
Kecelakaan sendiri mengakibatkan arus lalulintas di jalur utama transnasional itu menjadi macet.
Petugas kepolisian yang tiba di lokasi beberapa menit usai kejadian segera mengatur arus lalu lintas. Bagian Unit Laka Lantas Polres Tegal masih melakukan penyelidikan terkait kecelakaan ini.
"Diduga sopir truk ngantuk, " ujar salah satu penumpang yang menolak menyebutkan identitasnya.
(azh)