Rusak gembok, 200 handphone dikuras maling
Senin, 29 Oktober 2012 - 14:43 WIB
Rusak gembok, 200 handphone dikuras maling
A
A
A
Sindonews.com - Minimnya tenaga pengawasan di deretan toko handphone di Jalan Lowano No 1 B, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta, membuat maling leluasa menguras isi toko setelah merusak gembok pintu.
Kasus pencurian itu diketahui pertama kali oleh Customer Service, Iin Kristiana, sekira pukul 09.00 WIB. Dia langsung menghubungi pemilik toko, Kartika Sumarsono (26), warga Pandeansari Blok III/21 Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, begitu tahu toko telah dibobol.
Kartika langsung menghubungi polisi setempat. Petugas dari Mapolsekta Mergangsan Yogyakarta langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Tiba di lokasi, polisi langsung membentangkan police line di depan toko.
"Masih direkap jumlah kerugiannya. Laporan sementara ada 200 unit handphone, ada yang sudah jadi ada juga yang masih rusak," ujar Kapolsekta Mergangsan, Kompol Ani Narmawati, di TKP, Senin (29/10/2012).
Kepala Unit 1 Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Ardi Hartana yang berada di lokasi kejadian menyampaikan semua handphone yang hilang itu milik orang lain.
"Itu handphone sedang diservis, jadi yang kehilangan orang lain. Jika satu handphone dipukul rata Rp500 ribu, ya kerugian sekitar Rp100 juta. Tapi kan handphone-nya bervariasi dengan merek Sony Ericson," jelas Ardi.
Pelaku, lanjutnya, masuk masuk melalui pintu depan dengan merusak gembok. Tidak ada penjaga malam dalam barisan ruko-ruko yang berjalan itu membuat pelaku mudah melakukan aksi pencurian.
Kasus pencurian itu diketahui pertama kali oleh Customer Service, Iin Kristiana, sekira pukul 09.00 WIB. Dia langsung menghubungi pemilik toko, Kartika Sumarsono (26), warga Pandeansari Blok III/21 Condongcatur, Depok, Sleman, Yogyakarta, begitu tahu toko telah dibobol.
Kartika langsung menghubungi polisi setempat. Petugas dari Mapolsekta Mergangsan Yogyakarta langsung menuju ke lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Tiba di lokasi, polisi langsung membentangkan police line di depan toko.
"Masih direkap jumlah kerugiannya. Laporan sementara ada 200 unit handphone, ada yang sudah jadi ada juga yang masih rusak," ujar Kapolsekta Mergangsan, Kompol Ani Narmawati, di TKP, Senin (29/10/2012).
Kepala Unit 1 Reskrim Polresta Yogyakarta AKP Ardi Hartana yang berada di lokasi kejadian menyampaikan semua handphone yang hilang itu milik orang lain.
"Itu handphone sedang diservis, jadi yang kehilangan orang lain. Jika satu handphone dipukul rata Rp500 ribu, ya kerugian sekitar Rp100 juta. Tapi kan handphone-nya bervariasi dengan merek Sony Ericson," jelas Ardi.
Pelaku, lanjutnya, masuk masuk melalui pintu depan dengan merusak gembok. Tidak ada penjaga malam dalam barisan ruko-ruko yang berjalan itu membuat pelaku mudah melakukan aksi pencurian.
(ysw)