Acara rekor tatto digagalkan ormas
Sabtu, 27 Oktober 2012 - 22:46 WIB
Acara rekor tatto digagalkan ormas
A
A
A
Sindonews.com - Ormas keagamaan menggagalkan acara Bandung Berwarna yang digelar di Mal Festival City Link, Jalan Peta, Bandung. Ormas tersebut keberatan dengan acara yang menyajikan pameran tatto yang dinilai tidak sesuai dengan Syariat Islam.
Acara tersebur sebenarnya sudah mengantongi ijin dari kepolisian. Selain itu, panitia acara juga sudah siap menghelat acara yang digelar di lantai satu mal tersebut.
Salah satu panitia menyatakan, rencananya Bandung Berwarna yang digelar komunitas tatto Bandung akan menyajikan 130 stand pameran yang memamerkan seni tatto. Acara ini diikuti pelukis tubuh dari berbagai kota di Indonesia.
Selain berbagai komunitas tatto di Bandung, ada juga peserta dari Makassar dan Papua dan peserta dari luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Namun acara yang rencananya akan memecahkan rekor itu urung dilaksanakan dengan alasan keamanan.
Panitia mengatakan, pihaknya sudah mengantongi ijin dari kepolisian. Namun karena ada tekanan dari ormas, maka ijin tersebut terpaksa ditarik oleh pemilik mal.
Salah seorang peserta menyatakan, tadi pagi ketika pameran akan dibuka pihaknya sempat didatangi perwakilan dari suatu ormas. Mereka menyatakan keberatan dengan penyelenggaraan acara tatto.
Hingga pukul 18.30 WIB, peserta dan panitia masih berkumpul di beberapa stand. Sebagian peserta berangsur-angsur meninggalkan stand pameran sambil membawa tas dan koper berisi barang pameran.
"Kita sesalkan acara ini batal, padahal kami hanya menunjukan seni. Kami tidak mungkin anarkis. Kami juga kasihan pada perserta yang datang jauh-jauh, tapi pas ke sini batal," kata seorang peserta yang enggan disebut namanya, Sabtu (27/10/2012).
Beberapa panitia penyelenggara maupun kepolisian belum bisa dimintai keterangan terkait batalnya acara.
Acara tersebur sebenarnya sudah mengantongi ijin dari kepolisian. Selain itu, panitia acara juga sudah siap menghelat acara yang digelar di lantai satu mal tersebut.
Salah satu panitia menyatakan, rencananya Bandung Berwarna yang digelar komunitas tatto Bandung akan menyajikan 130 stand pameran yang memamerkan seni tatto. Acara ini diikuti pelukis tubuh dari berbagai kota di Indonesia.
Selain berbagai komunitas tatto di Bandung, ada juga peserta dari Makassar dan Papua dan peserta dari luar negeri, seperti Singapura dan Malaysia. Namun acara yang rencananya akan memecahkan rekor itu urung dilaksanakan dengan alasan keamanan.
Panitia mengatakan, pihaknya sudah mengantongi ijin dari kepolisian. Namun karena ada tekanan dari ormas, maka ijin tersebut terpaksa ditarik oleh pemilik mal.
Salah seorang peserta menyatakan, tadi pagi ketika pameran akan dibuka pihaknya sempat didatangi perwakilan dari suatu ormas. Mereka menyatakan keberatan dengan penyelenggaraan acara tatto.
Hingga pukul 18.30 WIB, peserta dan panitia masih berkumpul di beberapa stand. Sebagian peserta berangsur-angsur meninggalkan stand pameran sambil membawa tas dan koper berisi barang pameran.
"Kita sesalkan acara ini batal, padahal kami hanya menunjukan seni. Kami tidak mungkin anarkis. Kami juga kasihan pada perserta yang datang jauh-jauh, tapi pas ke sini batal," kata seorang peserta yang enggan disebut namanya, Sabtu (27/10/2012).
Beberapa panitia penyelenggara maupun kepolisian belum bisa dimintai keterangan terkait batalnya acara.
(rsa)