Jumlah napi di Rutan Cipinang overload
Jum'at, 26 Oktober 2012 - 14:13 WIB
Jumlah napi di Rutan Cipinang overload
A
A
A
Sindonews.com - Jumlah warga binaan di Rumah Tahanan (Rutan) Cipinang, sudah melampaui daya tampung. Saat ini, Rutan Cipinang menampung 2.940 warga binaan. Padahal, kapasitas rutan itu hanya untuk 1.136 orang binaan.
Kepala Rutan Cipinang Saiful Sahri mengatakan, dalam satu ruang di Rutan Cipinang sebenarnya hanya sanggup menampung untuk tiga orang warga binaan, tapi dipaksa menampung 10-15 orang.
"Kapasitas Rutan Cipinang 1.136 orang, sementara yang ada saat ini 2.940 orang, ditangani 220 orang, bayangkan? Ruang ukuran tiga kali lima meter yang seharusnya diisi lima orang, harus ditempati 20-an orang," ujar Saiful kepada Sindonews, di ruang kerjanya, Rutan Cipinang, Jakarta, Jumat (26/10/2012).
Ditambahkan dia, akhir tahun ini pihaknya akan melakukan evaluasi internal, dan dilaporkan ke Dirjen Pemasyarakatan dan Kemenkum HAM untuk diperhatikan bersama. "Saya akan evaluasi dan melaporkan hal ini ke Dirjen Pemasyarakatan dan Kemenkum HAM agar menjadi perhatian bersama," ungkapnya.
Tak hanya itu, dia juga berencana meminta tambahan sarana dalam rutan, seperti pasokan air, serta penambahan kapasitas daya listrik yang dapat mendukung pasokan air bagi kebutuhan warga binaan.
"Saya selalu katakan kepada petugas, bahwa kita adalah pelayan bagi mereka yang di bina di Rutan. Mereka juga adalah saudara-saudara kita yang perlu mendapatkan pelayanan yang layak," terangnya.
Kepala Rutan Cipinang Saiful Sahri mengatakan, dalam satu ruang di Rutan Cipinang sebenarnya hanya sanggup menampung untuk tiga orang warga binaan, tapi dipaksa menampung 10-15 orang.
"Kapasitas Rutan Cipinang 1.136 orang, sementara yang ada saat ini 2.940 orang, ditangani 220 orang, bayangkan? Ruang ukuran tiga kali lima meter yang seharusnya diisi lima orang, harus ditempati 20-an orang," ujar Saiful kepada Sindonews, di ruang kerjanya, Rutan Cipinang, Jakarta, Jumat (26/10/2012).
Ditambahkan dia, akhir tahun ini pihaknya akan melakukan evaluasi internal, dan dilaporkan ke Dirjen Pemasyarakatan dan Kemenkum HAM untuk diperhatikan bersama. "Saya akan evaluasi dan melaporkan hal ini ke Dirjen Pemasyarakatan dan Kemenkum HAM agar menjadi perhatian bersama," ungkapnya.
Tak hanya itu, dia juga berencana meminta tambahan sarana dalam rutan, seperti pasokan air, serta penambahan kapasitas daya listrik yang dapat mendukung pasokan air bagi kebutuhan warga binaan.
"Saya selalu katakan kepada petugas, bahwa kita adalah pelayan bagi mereka yang di bina di Rutan. Mereka juga adalah saudara-saudara kita yang perlu mendapatkan pelayanan yang layak," terangnya.
(san)