TNI siapkan ratusan personel di Poso
Kamis, 25 Oktober 2012 - 22:24 WIB
TNI siapkan ratusan personel di Poso
A
A
A
Sindonews.com - Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) di Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng) siap untuk mendukung Polri dalam upaya penegakan hukum untuk menanggulangi tindak terorisme di Poso.
Setidaknya tiga Kompi Personel TNI Infantri dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso siap dikerahkan. Selain itu terdapat 700 personel TNI yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu dari lokasi latihan Batalion Tim Pertempuran yang kini berada di perbatasan Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali.
Komandan Resimen 132 Tadulako Kolonel Infantri Marga Taufiq mengatakan dukungan TNI kepada Polri di Poso itu juga meliputi dukungan intelijen dan Komando Teritorial. Tiga Kompi TNI AD di Poso dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso disiapkan untuk mendukung Polri dalam melancarkan operasi khusus terhadap kelompok pelaku teror yang diduga bersembunyi di kawasan Gunung Biru Dusun Tamanjeka Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso.
Selain itu terdapat sekurangnya ratusan personel lainnya yang kini sedang menjalani latihan Batalion Tim Pertempuran atau BTP di sekitar perbatasan Kabupaten Poso dan Morowali yang siap dikerahkan sewaktu-waktu bila dibutuhkan. Latihan BTP itu digelar sampai 14 November mendatang melibatkan tiga Panser Anoa dan enam meriam artileri.
"Kita belum mengetahui kekuatan dari kelompok pelaku kekerasan yang berada di sekitar kawasan Dusun Tamanjeka dan Uweralulu khususnya di Gunung Biru," ungkap Marga menjelaskan kepada wartawan saat meninjau situasi keamanan di Dusun Uweralulu dan Dusun Tamanjeka di wilayah Poso Pesisir, Kamis (25/10/2012).
Namun ia tidak menampik kemungkinan kelompok itu memiliki persenjataan yang mungkin akan digunakan untuk melawan operasi khusus penegakan hukum oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya diberitakan Polda Sulteng kini sedang mempersiapkan operasi khusus yang terdiri atas Operasi Penegakan Hukum dan Operasi Pengamanan Kewilayahan. Belum diketahui secara pasti kapan operasi khusus itu akan digelar. Namun sejumlah kesiapan sudah mulai nampak di antaranya dengan telah dikerahkannya kendaraan Taktis Baracuda ke Poso.
Setidaknya tiga Kompi Personel TNI Infantri dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso siap dikerahkan. Selain itu terdapat 700 personel TNI yang dapat dikerahkan sewaktu-waktu dari lokasi latihan Batalion Tim Pertempuran yang kini berada di perbatasan Kabupaten Poso dan Kabupaten Morowali.
Komandan Resimen 132 Tadulako Kolonel Infantri Marga Taufiq mengatakan dukungan TNI kepada Polri di Poso itu juga meliputi dukungan intelijen dan Komando Teritorial. Tiga Kompi TNI AD di Poso dari Batalyon 714 Sintuwu Marosso disiapkan untuk mendukung Polri dalam melancarkan operasi khusus terhadap kelompok pelaku teror yang diduga bersembunyi di kawasan Gunung Biru Dusun Tamanjeka Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso.
Selain itu terdapat sekurangnya ratusan personel lainnya yang kini sedang menjalani latihan Batalion Tim Pertempuran atau BTP di sekitar perbatasan Kabupaten Poso dan Morowali yang siap dikerahkan sewaktu-waktu bila dibutuhkan. Latihan BTP itu digelar sampai 14 November mendatang melibatkan tiga Panser Anoa dan enam meriam artileri.
"Kita belum mengetahui kekuatan dari kelompok pelaku kekerasan yang berada di sekitar kawasan Dusun Tamanjeka dan Uweralulu khususnya di Gunung Biru," ungkap Marga menjelaskan kepada wartawan saat meninjau situasi keamanan di Dusun Uweralulu dan Dusun Tamanjeka di wilayah Poso Pesisir, Kamis (25/10/2012).
Namun ia tidak menampik kemungkinan kelompok itu memiliki persenjataan yang mungkin akan digunakan untuk melawan operasi khusus penegakan hukum oleh pihak kepolisian.
Sebelumnya diberitakan Polda Sulteng kini sedang mempersiapkan operasi khusus yang terdiri atas Operasi Penegakan Hukum dan Operasi Pengamanan Kewilayahan. Belum diketahui secara pasti kapan operasi khusus itu akan digelar. Namun sejumlah kesiapan sudah mulai nampak di antaranya dengan telah dikerahkannya kendaraan Taktis Baracuda ke Poso.
(azh)