Pelaku teror di Tentena pelajar SMK
Kamis, 25 Oktober 2012 - 22:06 WIB
Pelaku teror di Tentena pelajar SMK
A
A
A
Sindonews.com - Kepolisian di Poso Sulawesi Tengah (Sulteng) telah menahan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tentena karena ketahuan sebagai orang yang bertanggung jawab atas teror benda di duga bom di Pasar Siwagi Lemba, Tentena pada Rabu 24 Oktober 2012.
Usai penangkapan ini, Kapolda Sulteng brigjend Dewa Parsana menghimbau seluruh warga Poso untuk tidak bercanda atau melakukan perbuatan iseng dalam situasi Poso saat ini.
Pascateror benda diduga bom, aktivitas jual beli di Pasar Siwagi Lemba Tentena lumpuh total. Pihak kepolisian di wilayah itu telah menahan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Tentena berinisial HA (16). HA merupakan warga Desa Sawidago, Kecamatan Pamona Pusalemba itu ditahan karena diketahui sebagai pihak yang meletakkan bungkusan dilakban hitam di kios penjualan ayam.
"HA melakukan tindakan itu karena rasa iseng semata. Namun akibat perbuatannya telah menimbulkan keresahan warga masyarakat, sampai-sampai polisi pun harus mengerahkan petugas Gegana Brimob Polda Sulteng dan identifikasi Polres Poso," ungkap Dewa menjelaskan kepada wartawan, Kamis (25/10/2012)
HA diamankan petugas Polsek Lore Utara dari sekolahnya pada Kamis pagi. Setelah menjalani proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), HA kemudian dibawa ke Polres Poso.
Tiga teror bom terjadi sepanjang Selasa hingga Rabu pekan ini. Teror bom itu terjadi di pintu gerbang Dusun Tonipa, Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir. Teror bom berikutnya terjadi di depan Depot Pertamina, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota. Terakhir, teror bom juga terjadi di Pasar Siwagi Lemba Tentena. Dari keseluruhan teror benda diduga bom diberbagai lokasi itu polisi hanya menemukan, sekaleng pasir, gabus helm dan trafo lampu neon.
Usai penangkapan ini, Kapolda Sulteng brigjend Dewa Parsana menghimbau seluruh warga Poso untuk tidak bercanda atau melakukan perbuatan iseng dalam situasi Poso saat ini.
Pascateror benda diduga bom, aktivitas jual beli di Pasar Siwagi Lemba Tentena lumpuh total. Pihak kepolisian di wilayah itu telah menahan seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Tentena berinisial HA (16). HA merupakan warga Desa Sawidago, Kecamatan Pamona Pusalemba itu ditahan karena diketahui sebagai pihak yang meletakkan bungkusan dilakban hitam di kios penjualan ayam.
"HA melakukan tindakan itu karena rasa iseng semata. Namun akibat perbuatannya telah menimbulkan keresahan warga masyarakat, sampai-sampai polisi pun harus mengerahkan petugas Gegana Brimob Polda Sulteng dan identifikasi Polres Poso," ungkap Dewa menjelaskan kepada wartawan, Kamis (25/10/2012)
HA diamankan petugas Polsek Lore Utara dari sekolahnya pada Kamis pagi. Setelah menjalani proses pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP), HA kemudian dibawa ke Polres Poso.
Tiga teror bom terjadi sepanjang Selasa hingga Rabu pekan ini. Teror bom itu terjadi di pintu gerbang Dusun Tonipa, Desa Lantojaya, Kecamatan Poso Pesisir. Teror bom berikutnya terjadi di depan Depot Pertamina, Kelurahan Moengko Lama, Kecamatan Poso Kota. Terakhir, teror bom juga terjadi di Pasar Siwagi Lemba Tentena. Dari keseluruhan teror benda diduga bom diberbagai lokasi itu polisi hanya menemukan, sekaleng pasir, gabus helm dan trafo lampu neon.
(azh)