Pasca Prameks anjlok, PT KAI ganti bantal rel
Rabu, 24 Oktober 2012 - 11:49 WIB
Pasca Prameks anjlok, PT KAI ganti bantal rel
A
A
A
Sindonews.com - Puluhan petugas PT KAI Persero memperbaiki bantalan rel kereta api di lokasi anjloknya KA Prambanan Ekspres (Prameks) di Kampung Krajan, Sleman DIY. Mereka menganganti bantalan rel yang semula dari kayu untuk diganti dengan beton.
"Dalam satu hari ini kami usaha selesai agar kereta bisa melaju dengan lancar. Saat ini kereta harus berjalan pelan karena masih perbaikan," ujar Pengawas Lapangan PT KAI Persero, Daryatno, Rabu (24/10/2012).
Ia menambahkan lebih dari 100 bantalan sudah didatangkan. Bantalan dari baja itu didatangkan langsung dari Wates Kulonprogo Yogyakarta. "Lebih dari 100 bantalan lebih, sebagian sudah dipasang. Tetapi masih diperbaiki," jelasnya.
Mengganti bantalan, lanjutnya, membutuhkan waktu yang lama. Sebab, harus mengali batu yang menutupi bantalan di perlintasan kereta. Untuk mengankat bantalan, juga masih dilakukan secara manual, yakni dengan sekitar empat orang.
"Kita tidak bisa menarget kapan selesai, tetapi secepatnya," ujarnya. Ia mengaku akan menganti bantalan sepanjang kurang lebih 1000 meter.
Selain bantalan yang rusak, Daryanto menyampaikan besi rel (lintasan) juga ada yang rusak (lecet). Besi yang rusak itu harus diganti dengan besi baja yang baru agar tidak mengganggu jalan kereta yang melintas.
"Dalam satu hari ini kami usaha selesai agar kereta bisa melaju dengan lancar. Saat ini kereta harus berjalan pelan karena masih perbaikan," ujar Pengawas Lapangan PT KAI Persero, Daryatno, Rabu (24/10/2012).
Ia menambahkan lebih dari 100 bantalan sudah didatangkan. Bantalan dari baja itu didatangkan langsung dari Wates Kulonprogo Yogyakarta. "Lebih dari 100 bantalan lebih, sebagian sudah dipasang. Tetapi masih diperbaiki," jelasnya.
Mengganti bantalan, lanjutnya, membutuhkan waktu yang lama. Sebab, harus mengali batu yang menutupi bantalan di perlintasan kereta. Untuk mengankat bantalan, juga masih dilakukan secara manual, yakni dengan sekitar empat orang.
"Kita tidak bisa menarget kapan selesai, tetapi secepatnya," ujarnya. Ia mengaku akan menganti bantalan sepanjang kurang lebih 1000 meter.
Selain bantalan yang rusak, Daryanto menyampaikan besi rel (lintasan) juga ada yang rusak (lecet). Besi yang rusak itu harus diganti dengan besi baja yang baru agar tidak mengganggu jalan kereta yang melintas.
(lns)