Polri, buru dua orang bersenjata di Poso
Senin, 22 Oktober 2012 - 21:55 WIB
Polri, buru dua orang bersenjata di Poso
A
A
A
Sindonews.com - Dua satuan setingkat kompi (SSK) gabungan TNI-Polri dikerahkan untuk memburu dua orang yang diduga teroris di Desa Sepe, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso. Dalam pengejaran ini polisi juga mengerahkan anjing pelacak.
Sebelumnya, polisi mendapat laporan adanya dua orang tak dikenal yang terlihat berkeliaran membawa senjata api organik sekira pukul 11.00 Wita. Tak menunggu lama, dua SSK gabungan ini langsung memburu dua tersangka.
Kabar keberadaan dua orang bersenjata yang diduga pelaku teror itu membuat warga Desa Sepe panik. Mereka segera berlarian untuk memukul-mukul tiang listrik sebagai tanda bahaya.
Kedua orang tidak dikenal itu kemudian melarikan diri ke arah hutan yang berada di bagian barat desa.
Personel gabungan TNI-POlri yang tiba di lokasi kemudian segera bergerak masuk hutan untuk mengejar kedua orang tidak dikenal itu.
Polisi langsung menutup akses keluar masuk hutan untuk menggiring dua orang tak dikenal itu. Sementara, terdengar pengumuman di pengeras suara yang meminta warga yang masih berada di kebun untuk segera kembali ke desa.
Warga Sepe, Tin Lajamba mengungkapkan, sempat melihat kedua orang itu dari jarak sekira 50 meter.
"Saya tidak sempat lihat mereka seperti apa, mukanya saja saya tidak lihat hanya potongan rambutnya yang satu gondrong yang satu rambut pendek," terangnya di Desa Sepe, Poso, Senin (22/10/2012).
Sementara itu, Kabag Oprasional Polres Poso Kompol Agustinus menjelaskan, dari informasi warga ada dua orang yang dicurigai masuk ke Desa Sepe.
"Informasi itu masuk sekira pukul 13.00, warga melihat ada yang membawa senjata laras pendek," terangnya.
Sebelumnya, polisi mendapat laporan adanya dua orang tak dikenal yang terlihat berkeliaran membawa senjata api organik sekira pukul 11.00 Wita. Tak menunggu lama, dua SSK gabungan ini langsung memburu dua tersangka.
Kabar keberadaan dua orang bersenjata yang diduga pelaku teror itu membuat warga Desa Sepe panik. Mereka segera berlarian untuk memukul-mukul tiang listrik sebagai tanda bahaya.
Kedua orang tidak dikenal itu kemudian melarikan diri ke arah hutan yang berada di bagian barat desa.
Personel gabungan TNI-POlri yang tiba di lokasi kemudian segera bergerak masuk hutan untuk mengejar kedua orang tidak dikenal itu.
Polisi langsung menutup akses keluar masuk hutan untuk menggiring dua orang tak dikenal itu. Sementara, terdengar pengumuman di pengeras suara yang meminta warga yang masih berada di kebun untuk segera kembali ke desa.
Warga Sepe, Tin Lajamba mengungkapkan, sempat melihat kedua orang itu dari jarak sekira 50 meter.
"Saya tidak sempat lihat mereka seperti apa, mukanya saja saya tidak lihat hanya potongan rambutnya yang satu gondrong yang satu rambut pendek," terangnya di Desa Sepe, Poso, Senin (22/10/2012).
Sementara itu, Kabag Oprasional Polres Poso Kompol Agustinus menjelaskan, dari informasi warga ada dua orang yang dicurigai masuk ke Desa Sepe.
"Informasi itu masuk sekira pukul 13.00, warga melihat ada yang membawa senjata laras pendek," terangnya.
(ysw)