Tuntut kenaikkan UMK, buruh blokir jalan
Senin, 22 Oktober 2012 - 15:26 WIB
Tuntut kenaikkan UMK, buruh blokir jalan
A
A
A
Sindonews.com - Tuntut kenaikan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2013 di Sidoarjo, Surabaya membuat jalur Sidorajo-Surabaya dan pintu keluar bandara lumpuh. Ribuan buruh juga melakukan sweeping terhadap sejumlah industri di Sidoarjo.
Aksi demo ribuan buruh se-Sidoarjo menuntut kenaikan UMK 2013 terus berlanjut hingga Senin (22/10/2012) siang. Aksi demo ribuan buruh Sidoarjo benar-benar melumpuhkan aktivitas industri dan jalur transportasi Surabaya-Sidoarjo.
Akibat aksi ini, jalur Surabaya-Sidoarjo lumpuh total sekira tiga jam. Laju kendaraan berhenti total akibat aksi orasi buruh yang dilakukan tepat di tengah badan jalan.
Kondisi serupa juga terjadi di pintu keluar Bandara Juanda yang tidak luput dengan aksi blokir jalan yang dilakukan buruh tepat di Bundaran Aloha.
Buruh mengancam, akan melumpuhkan perekonomian Sidoarjo jika tuntutan mereka tidak mendapat perhatian Bupati Sidoarjo. Buruh menuntut agar bupati mengusulkan ke Gubernur Jawa Timur besaran UMK Sidoarjo antara Rp1,6 juta hingga Rp2 juta per bulan.
"Kita akan tutup perekonomian Sidoarjo jika tuntutan kami tidak dikabulkan," ujar Doni salah satu peserta aksi buru di Sidoarjo, Senin (22/10/2012).
Mengenai besaran UMK 2013 yang dinginkan, menurut Doni, nilai itu sudah
sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) buruh Sidoarjo saat ini.
"Bupati harus memperjuangkan UMK 2013 setara dengan UMK Surabaya, karena biaya hidup di Sidoarjo sudah sama dengan biaya hidup di Surabaya," pungkasnya.
Aksi demo ribuan buruh se-Sidoarjo menuntut kenaikan UMK 2013 terus berlanjut hingga Senin (22/10/2012) siang. Aksi demo ribuan buruh Sidoarjo benar-benar melumpuhkan aktivitas industri dan jalur transportasi Surabaya-Sidoarjo.
Akibat aksi ini, jalur Surabaya-Sidoarjo lumpuh total sekira tiga jam. Laju kendaraan berhenti total akibat aksi orasi buruh yang dilakukan tepat di tengah badan jalan.
Kondisi serupa juga terjadi di pintu keluar Bandara Juanda yang tidak luput dengan aksi blokir jalan yang dilakukan buruh tepat di Bundaran Aloha.
Buruh mengancam, akan melumpuhkan perekonomian Sidoarjo jika tuntutan mereka tidak mendapat perhatian Bupati Sidoarjo. Buruh menuntut agar bupati mengusulkan ke Gubernur Jawa Timur besaran UMK Sidoarjo antara Rp1,6 juta hingga Rp2 juta per bulan.
"Kita akan tutup perekonomian Sidoarjo jika tuntutan kami tidak dikabulkan," ujar Doni salah satu peserta aksi buru di Sidoarjo, Senin (22/10/2012).
Mengenai besaran UMK 2013 yang dinginkan, menurut Doni, nilai itu sudah
sesuai dengan Kebutuhan Hidup Layak (KHL) buruh Sidoarjo saat ini.
"Bupati harus memperjuangkan UMK 2013 setara dengan UMK Surabaya, karena biaya hidup di Sidoarjo sudah sama dengan biaya hidup di Surabaya," pungkasnya.
(ysw)