11 pos TNI di perbatasan dialiri listrik
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 14:39 WIB
11 pos TNI di perbatasan dialiri listrik
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) penjaga perbatasan antara wilayah RI dengan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) bakal bernapas lega. Dalam waktu dekat, Perusahaan Listrik Negara (PLN) wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) melalui PLN Kefamenanu akan menyalurkan bantuan penerangan gratis berupa lampu solar cell untuk 11 pos TNI.
Jenis bantuan yang akan diperoleh itu di antaranya, satu unit solar cell ukuran besar dengan daya tampung baterai 2x150 ampere, satu unit televisi LCD ukuran 21 inci dan parabola untuk setiap pos TNI.
“Ya memang bantaun itu khusus untuk 11 titik Pos yang berada jauh jaringan kabel listrik, barangnya sudah ada, hanya tunggu waktu distribusi dan instalasi saja,” jelas Anang Taufigi, Kepala PLN Cabang Kefamenanu, Jumat, (19/10/2012).
Anang mengatakan, bantuan itu diberikan secara gratis untuk membantu anggota TNI yang bertugas di perbatasan, pasalnya sebagai beranda RI terdepan kita merupakan cerminan wajah bangsa Indonesia.
Bantuan gratis itu mendapat sambutan hangat dari pihak pasukan Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL, pasalnya selama ini sebagian pos TNI hanya menggunakan lampu penerangan seadanya.
“Kita masih tunggu surat pendistribusian dari komando atas, ya memang kita dapat bantuan tapi belum tau jenisnya apa saja,” papar Wadansatgas Pamtas RI-RDTL, Kapten Inf Chandra.
Hasil pantauan sebelumnya, sejumlah Pos TNI yang berada di sepanjang garis perbatasan tak miliki penerangan layak dan hanya menggunakan penerangan seadanya.
Jenis bantuan yang akan diperoleh itu di antaranya, satu unit solar cell ukuran besar dengan daya tampung baterai 2x150 ampere, satu unit televisi LCD ukuran 21 inci dan parabola untuk setiap pos TNI.
“Ya memang bantaun itu khusus untuk 11 titik Pos yang berada jauh jaringan kabel listrik, barangnya sudah ada, hanya tunggu waktu distribusi dan instalasi saja,” jelas Anang Taufigi, Kepala PLN Cabang Kefamenanu, Jumat, (19/10/2012).
Anang mengatakan, bantuan itu diberikan secara gratis untuk membantu anggota TNI yang bertugas di perbatasan, pasalnya sebagai beranda RI terdepan kita merupakan cerminan wajah bangsa Indonesia.
Bantuan gratis itu mendapat sambutan hangat dari pihak pasukan Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI-RDTL, pasalnya selama ini sebagian pos TNI hanya menggunakan lampu penerangan seadanya.
“Kita masih tunggu surat pendistribusian dari komando atas, ya memang kita dapat bantuan tapi belum tau jenisnya apa saja,” papar Wadansatgas Pamtas RI-RDTL, Kapten Inf Chandra.
Hasil pantauan sebelumnya, sejumlah Pos TNI yang berada di sepanjang garis perbatasan tak miliki penerangan layak dan hanya menggunakan penerangan seadanya.
(azh)