Ahok usulkan pasang cctv di kecamatan & kelurahan
Jum'at, 19 Oktober 2012 - 10:02 WIB
Ahok usulkan pasang cctv di kecamatan & kelurahan
A
A
A
Sindonews.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama berniat memasang closed circuit television (cctv) di sejumlah kelurahan dan kecamatan di wilayah Jakarta. Diharapkan melalui cctv itu apa yang menjadi kebutuhan dan keperluan masyarakat setiap kelurahan dan kecamatan bisa diketahui.
"Saya cuma ingin membantu Pak Gubernur," tukas Basuki di Balai Kota DKI Jakarta Jalan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2012).
Menurut Basuki, pemasangan cctv itu beranjak dari keinginan Gubenur DKI Joko Widodo untuk memberikan pelayanan maksimal di setiap kecamatan dan kelurahan. Apalagi, pengalaman Gubenur sebelumnya yakni Fauzi Bowo, tidak bisa mengunjungi seluruh kecamatan selama memimpin.
"Kalau begitu pasang saja cctv di semua kelurahan dan kecamatan," ujarnya.
Pria yang biasa dipanggil Ahok ini menambahkan, pemasangan cctv untuk memantau pelayanan kecamatan dan keluruhan terhadap rakyat. Jika ada masyarakat yang mengadu nanti tinggal lihat hasil rekamannya.
"Kita tinggal puter ulang cctvnya, ketahuan kan, kalau dicemberutin ya udah," ujarnya.
Ahok menegaskan, pemasangan CCTV itu bukan berarti tidak percaya terhadap pegawai keluruhan, tapi supaya ada bukti. "Supaya ada bukti, biar tidak ada yang PTUN kami kalo ada sanksi," pungkasnya.
"Saya cuma ingin membantu Pak Gubernur," tukas Basuki di Balai Kota DKI Jakarta Jalan Merdeka, Jakarta Pusat, Jumat (19/10/2012).
Menurut Basuki, pemasangan cctv itu beranjak dari keinginan Gubenur DKI Joko Widodo untuk memberikan pelayanan maksimal di setiap kecamatan dan kelurahan. Apalagi, pengalaman Gubenur sebelumnya yakni Fauzi Bowo, tidak bisa mengunjungi seluruh kecamatan selama memimpin.
"Kalau begitu pasang saja cctv di semua kelurahan dan kecamatan," ujarnya.
Pria yang biasa dipanggil Ahok ini menambahkan, pemasangan cctv untuk memantau pelayanan kecamatan dan keluruhan terhadap rakyat. Jika ada masyarakat yang mengadu nanti tinggal lihat hasil rekamannya.
"Kita tinggal puter ulang cctvnya, ketahuan kan, kalau dicemberutin ya udah," ujarnya.
Ahok menegaskan, pemasangan CCTV itu bukan berarti tidak percaya terhadap pegawai keluruhan, tapi supaya ada bukti. "Supaya ada bukti, biar tidak ada yang PTUN kami kalo ada sanksi," pungkasnya.
(lns)