Wow, Novie pernah coba bunuh diri
Kamis, 18 Oktober 2012 - 21:46 WIB
Wow, Novie pernah coba bunuh diri
A
A
A
Sindonews.com - Novie Amalia (25), pengemudi berbikini yang menabrak tujuh orang di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta Barat, ternyata pernah terlibat peristiwa percobaan bunuh diri.
Percobaan bunuh diri pernah dilakukannya dengan menabrakan diri ke mobil yang melintas di Jalan Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, sekira 8 Mei 2012 lalu.
Saat itu, aksi nekat Novie berhasil dicegah oleh warga yang melihatnya dan langsung membawanya ke Mapolsek Jatinegara.
"Ditanya nama dia diam saja, namun ketika mendengar musik, dia langsung bernyanyi," ujar Kepala SPK Polsek Jatinegara, Ipda Purwanto, Kamis (18/10/2012).
Seusai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Pihak kepolisian kemudian membawa Novie ke Panti Bina Laras Harapan Sentosa II, Cipayung, Jakarta Timur.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran itu, Kepala Seksi Keperawatan Panti Sosial Asruri membenarkan pihaknya pernah menerima perempuan bernama Novie pernah dirawat di panti sosial yang beralamat di Jalan Raya Bina Marga No 16 tersebut.
"Memang dia orang yang sama (Novie Amelia)," ujar Asruri.
Kondisi Novie sangat labil dan selalu menyebut sebuah nama membuat pihaknya mencoba mencari keterangan dari gadis tersebut. Selain itu, Novie juga berusaha untuk melarikan diri.
"Waktu pertama datang, dia enggak bisa ditanya nama, atau apapun, dia hanya menyebut nama pacarnya itu. Saya tidak ingat nama pacarnya itu siapa," katanya.
Dikatakan Asruri, salah seorang pegawai panti mencoba untuk mengajak Novie dialog. Kepada pegawai tersebut, Novie mengungkapkan identitas. Bahkan memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi.
"Dia kasih nomor telepon pacarnya. Tidak lama, pria yang disebut kekasih Novie itu datang ke panti menengok Novie," katanya.
Tambahnya, model majalan dewasa itu hanya ditampung di panti tersebut satu malam. Pada keesokan harinya, Novie dirujuk ke Rumah Sakit Kejiwaan Daerah (RSKD) Duren Sawit.
Pihaknya telah menyediakan sebuah mobil ambulance yang akan digunakan untuk membawa Novie ke rumah sakit milik pemerintah tersebut.
"Tapi dia (Novie) menolak. Dia memilih naik mobil pacarnya. Akhirnya, dia diantar dengan didampingi perawat," katanya.
Di RSKD Duren Sawit, Novie dirawat selama tujuh hari. Setelah mulai stabil, beberapa orang yang mengaku keluarga dan manajer menjemput Novie.
Saat itu, keluarga mengatakan akan memindahkan Novie ke Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat.
"Selanjutnya kami tidak tahu apakah benar dibawa ke Grogol atau tidak. Tapi dia sempat kembali lagi ke sini, setelah itu baru dibawa keluarga dan manajernya," tuturnya.
Percobaan bunuh diri pernah dilakukannya dengan menabrakan diri ke mobil yang melintas di Jalan Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, sekira 8 Mei 2012 lalu.
Saat itu, aksi nekat Novie berhasil dicegah oleh warga yang melihatnya dan langsung membawanya ke Mapolsek Jatinegara.
"Ditanya nama dia diam saja, namun ketika mendengar musik, dia langsung bernyanyi," ujar Kepala SPK Polsek Jatinegara, Ipda Purwanto, Kamis (18/10/2012).
Seusai menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Polri, Kramatjati, Jakarta Timur. Pihak kepolisian kemudian membawa Novie ke Panti Bina Laras Harapan Sentosa II, Cipayung, Jakarta Timur.
Saat dikonfirmasi mengenai kebenaran itu, Kepala Seksi Keperawatan Panti Sosial Asruri membenarkan pihaknya pernah menerima perempuan bernama Novie pernah dirawat di panti sosial yang beralamat di Jalan Raya Bina Marga No 16 tersebut.
"Memang dia orang yang sama (Novie Amelia)," ujar Asruri.
Kondisi Novie sangat labil dan selalu menyebut sebuah nama membuat pihaknya mencoba mencari keterangan dari gadis tersebut. Selain itu, Novie juga berusaha untuk melarikan diri.
"Waktu pertama datang, dia enggak bisa ditanya nama, atau apapun, dia hanya menyebut nama pacarnya itu. Saya tidak ingat nama pacarnya itu siapa," katanya.
Dikatakan Asruri, salah seorang pegawai panti mencoba untuk mengajak Novie dialog. Kepada pegawai tersebut, Novie mengungkapkan identitas. Bahkan memberikan nomor telepon yang dapat dihubungi.
"Dia kasih nomor telepon pacarnya. Tidak lama, pria yang disebut kekasih Novie itu datang ke panti menengok Novie," katanya.
Tambahnya, model majalan dewasa itu hanya ditampung di panti tersebut satu malam. Pada keesokan harinya, Novie dirujuk ke Rumah Sakit Kejiwaan Daerah (RSKD) Duren Sawit.
Pihaknya telah menyediakan sebuah mobil ambulance yang akan digunakan untuk membawa Novie ke rumah sakit milik pemerintah tersebut.
"Tapi dia (Novie) menolak. Dia memilih naik mobil pacarnya. Akhirnya, dia diantar dengan didampingi perawat," katanya.
Di RSKD Duren Sawit, Novie dirawat selama tujuh hari. Setelah mulai stabil, beberapa orang yang mengaku keluarga dan manajer menjemput Novie.
Saat itu, keluarga mengatakan akan memindahkan Novie ke Rumah Sakit Jiwa Grogol, Jakarta Barat.
"Selanjutnya kami tidak tahu apakah benar dibawa ke Grogol atau tidak. Tapi dia sempat kembali lagi ke sini, setelah itu baru dibawa keluarga dan manajernya," tuturnya.
(mhd)