Polisi sempat kewalahan amankan Novie
Rabu, 17 Oktober 2012 - 22:59 WIB
Polisi sempat kewalahan amankan Novie
A
A
A
Sindonews.com - Polisi sempat kewalahan mengamankan Novie Amelia, pengemudi mobil yang menabrak tujuh orang di kawasan Tamansari, Jakarta Barat. Pasalnya, Novie yang saat itu diduga dalam keadaan mabuk, tetap melawan meski tangannya telah diborgol.
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Suntana mengatakan, polisi sebenarnya telah mengerahkan dua orang polisi wanita (polwan) untuk mengawasi Novie. Namun, model seksi itu terus melakukan perlawanan meski tangannya telah diborgol.
"Dia berusaha membenturkan kepalanya di meja kaca, sehingga memerlukan penjagaan maksimal. Dia terus mencakar, meludahi, dan memaki petugas," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya juga sempat kesulitan untuk mengidentifikasi Novie, karena tidak menemukan satu identitas pun dari dirinya. Akhirnya, pihak Polsek Tamansari melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, dan menemukan ada korban kecelakaan lalu lintas yang diduga dilakukan oleh Novie.
Novie sendiri saat ini direncanakan akan dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, setelah menjalani proses rehabilitasi untuk psikologinya di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN).
Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Suntana mengatakan, polisi sebenarnya telah mengerahkan dua orang polisi wanita (polwan) untuk mengawasi Novie. Namun, model seksi itu terus melakukan perlawanan meski tangannya telah diborgol.
"Dia berusaha membenturkan kepalanya di meja kaca, sehingga memerlukan penjagaan maksimal. Dia terus mencakar, meludahi, dan memaki petugas," katanya di Mapolda Metro Jaya, Rabu (17/10/2012).
Dia mengungkapkan, pihaknya juga sempat kesulitan untuk mengidentifikasi Novie, karena tidak menemukan satu identitas pun dari dirinya. Akhirnya, pihak Polsek Tamansari melakukan penyisiran di sepanjang Jalan Hayam Wuruk, dan menemukan ada korban kecelakaan lalu lintas yang diduga dilakukan oleh Novie.
Novie sendiri saat ini direncanakan akan dibawa ke Rumah Sakit Ketergantungan Obat (RSKO) di Cibubur, setelah menjalani proses rehabilitasi untuk psikologinya di Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN).
(lil)