Metromini ugal-ugalan nyaris dibakar
Rabu, 17 Oktober 2012 - 17:40 WIB
Metromini ugal-ugalan nyaris dibakar
A
A
A
Sindonews.com - Aksi ugal-ugalan kembali dilakukan sopir bus Metromini T53 bernomor polisi B7575AZ jurusan Kampung Melayu-Kampung Rambutan di Jalan Otista Raya Bidara Cina Jatinegara Jakarta Timur.
Akibatnya, satu buah motor Supra X bernomor polisi B3646TEX yang ditumpangi oleh dua orang yakni Achmad Kaifu Sulaiman (18) dan Septyana Pratiwi (19) terseret hingga beberapa meter. Beruntung keduanya berhasil selamat, namun mengalami luka cukup parah.
Yusuf Yanuar (35) salah seorang saksi menuturkan, peristiwa berawal saat metromini tengah melaju di lajur busway memotong jalan untuk masuk ke jalur reguler. Tanpa diduga sebuah motor yang tengah berbelok ke arah kanan melaju dan tidak mampu dicegah metromini tersebut.
"Metromini tersebut menerobos lampu merah. Saat melintas di Jalur busway, dia langsung menyambar motor yang tengah berbelok ke arah kanan," ujar Yanuar, di sekitar lokasi, Rabu (17/10/2012).
Korban kemudian langsung dibawa ke RS Hermina oleh warga untuk mendapatkan pertolongan. Namun dikarenakan luka yang cukup parah akhirnya korban dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. "Kalau yang pria tidak terluka karena jatuh menjauhi bus," lanjutnya.
Akibat peristiwa ini, sejumlah warga yang geram kemudian melampiaskan kekesalan dengan merusak dan menghancurkan kendaraan yang telah ditinggalkan tersebut. Sejumlah kaca dan badan bus pun tidak luput dari aksi main hakim sendiri sebelum sejumlah polisi yang berjaga melarang warga melakukan aksinya.
"Kalau membawa kendaraan, bus ini memang kerap kebut-kebutan dan bukan sekali ini saja memakan korban," ucap Muhaimin, 27, warga sekitar, dengan nada kesal.
Sementara itu Kasatlantas Jakarta Timur AKBP Supoyo mengaku telah mengamankan sang sopir yang diketahui bernama Junaedi, 30, warga Kampung Keramat RT 013/05, Kelurahan Cililitan, Kramat Jati. "Sudah berhasil diamankan, sekarang masih kita mintai keterangannya," ucap Supoyo.
Kini kasus tersebut masih terus didalami oleh Satlantas Polres Jakarta Timur dengan mengumpulkan keterangan sopir dan sejumlah saksi di lapangan.
Akibatnya, satu buah motor Supra X bernomor polisi B3646TEX yang ditumpangi oleh dua orang yakni Achmad Kaifu Sulaiman (18) dan Septyana Pratiwi (19) terseret hingga beberapa meter. Beruntung keduanya berhasil selamat, namun mengalami luka cukup parah.
Yusuf Yanuar (35) salah seorang saksi menuturkan, peristiwa berawal saat metromini tengah melaju di lajur busway memotong jalan untuk masuk ke jalur reguler. Tanpa diduga sebuah motor yang tengah berbelok ke arah kanan melaju dan tidak mampu dicegah metromini tersebut.
"Metromini tersebut menerobos lampu merah. Saat melintas di Jalur busway, dia langsung menyambar motor yang tengah berbelok ke arah kanan," ujar Yanuar, di sekitar lokasi, Rabu (17/10/2012).
Korban kemudian langsung dibawa ke RS Hermina oleh warga untuk mendapatkan pertolongan. Namun dikarenakan luka yang cukup parah akhirnya korban dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. "Kalau yang pria tidak terluka karena jatuh menjauhi bus," lanjutnya.
Akibat peristiwa ini, sejumlah warga yang geram kemudian melampiaskan kekesalan dengan merusak dan menghancurkan kendaraan yang telah ditinggalkan tersebut. Sejumlah kaca dan badan bus pun tidak luput dari aksi main hakim sendiri sebelum sejumlah polisi yang berjaga melarang warga melakukan aksinya.
"Kalau membawa kendaraan, bus ini memang kerap kebut-kebutan dan bukan sekali ini saja memakan korban," ucap Muhaimin, 27, warga sekitar, dengan nada kesal.
Sementara itu Kasatlantas Jakarta Timur AKBP Supoyo mengaku telah mengamankan sang sopir yang diketahui bernama Junaedi, 30, warga Kampung Keramat RT 013/05, Kelurahan Cililitan, Kramat Jati. "Sudah berhasil diamankan, sekarang masih kita mintai keterangannya," ucap Supoyo.
Kini kasus tersebut masih terus didalami oleh Satlantas Polres Jakarta Timur dengan mengumpulkan keterangan sopir dan sejumlah saksi di lapangan.
(kur)