Yogyakarta bakal tambah fasilitas air siap minum
Selasa, 16 Oktober 2012 - 22:06 WIB
Yogyakarta bakal tambah fasilitas air siap minum
A
A
A
Sindonews.com - Tahun ini Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta rencananya akan menambah 41 titik fasilitas air bersih siap konsumsi. Untuk merealisasikan rencana ini, Pemkot Yogyakarta diguyur dana alokasi khusus (DAK) air bersih Rp2,487 miliar.
Kepala Bidang Permukiman dan Saluran Air Limbah Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Yogyakarta Hendra Tantular mengatakan, sebelum menentukan lokasi pembangunan fasiltas air bersih, terlebih dahulu melalui berbagai tahapan, di antaranya dengan kajian dan survei langsung terhadap lokasi.
Menurut Hendra lokasi yang sudah ditetapkan, akan dibuatkan sumur apabila belum ada sumber air bersih. Namun, apabila sudah ada sumur, maka sumber air tersebut akan dilengkapi dengan pompa, listrik 900 watt dan tandon air berkapasitas 1.000 liter.
Tempat penampungan air tersebut kemudian dilengkapi dengan ultra filtrasi untuk menyaring bakteri e-coli dan sedimen yang terkandung dalam air.
“Saat ini sudah ada 216 lokasi di Yogyakarta yang memiliki fasilitas air bersih siap minum. Pembangunan fasilitas tersebut juga dilakukan dengan menggunakan DAK 2009 dan 2010,” terangnya, Selasa (16/10/2012).
Hendra menambahkan selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pembangunan fasilitas air bersih siap minum ini, juga untuk menunjang kesehatan.
“Kami juga akan membantu masyarakat apabila membutuhkan bantuan untuk mengganti filter air karena harus diganti tiap enam bulan sekali,” terangnya.
Sedangkan wilayah yang akan dibangun fasilitas air bersih tersebut di antaranya Klitren, Prawirodirjan, Ngampilan, Bumijo, Gowongan, Pandeyan, dan Purbayan.
Kepala Bidang Permukiman dan Saluran Air Limbah Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Yogyakarta Hendra Tantular mengatakan, sebelum menentukan lokasi pembangunan fasiltas air bersih, terlebih dahulu melalui berbagai tahapan, di antaranya dengan kajian dan survei langsung terhadap lokasi.
Menurut Hendra lokasi yang sudah ditetapkan, akan dibuatkan sumur apabila belum ada sumber air bersih. Namun, apabila sudah ada sumur, maka sumber air tersebut akan dilengkapi dengan pompa, listrik 900 watt dan tandon air berkapasitas 1.000 liter.
Tempat penampungan air tersebut kemudian dilengkapi dengan ultra filtrasi untuk menyaring bakteri e-coli dan sedimen yang terkandung dalam air.
“Saat ini sudah ada 216 lokasi di Yogyakarta yang memiliki fasilitas air bersih siap minum. Pembangunan fasilitas tersebut juga dilakukan dengan menggunakan DAK 2009 dan 2010,” terangnya, Selasa (16/10/2012).
Hendra menambahkan selain untuk memenuhi kebutuhan air bersih, pembangunan fasilitas air bersih siap minum ini, juga untuk menunjang kesehatan.
“Kami juga akan membantu masyarakat apabila membutuhkan bantuan untuk mengganti filter air karena harus diganti tiap enam bulan sekali,” terangnya.
Sedangkan wilayah yang akan dibangun fasilitas air bersih tersebut di antaranya Klitren, Prawirodirjan, Ngampilan, Bumijo, Gowongan, Pandeyan, dan Purbayan.
(ysw)