Warga perbatasan Timor Leste ikuti pengabatan gratis
Jum'at, 12 Oktober 2012 - 11:56 WIB
Warga perbatasan Timor Leste ikuti pengabatan gratis
A
A
A
Sindonews.com - Semua orangtua pasti menginginkan anaknya sehat, tanpa mengalami kecacatan fisik. Untuk itu, di tengah keterbatasan ekonomi keluarga yang pas-pasan, puluhan orangtua menggunakan kesempatan operasi bibir sumbing gratis bagi anak mereka.
Operasi bibir sumbing gratis itu, berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, atas kerjasama dengan Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita asal Jakarta.
Ketua Tim Dokter dr. Abdul Muim mengatakan, operasi gratis pasien bibir sumbing yang dilaksanakan ini untuk melayani orangtua kurang mampu khususnya di daerah perbatasan.
“Anak yang berasal dari keluarga tidak mampu yang tinggal di sekitar daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste, digratiskan dari biaya operasi ini tidak saja yang menderita bibir sumbing, tetapi juga yang menderita hernia,” ujarnya di Kefamenanu, (12/10/2012).
Kebahagiaan bercampur haru nampak dari wajah Suryanti Yusuf, warga Kelurahan Benpasi Timor tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika melihat bibir anak lelakinya sudah normal usai dioperasi tim Dokter.
Dia berharap, pelayanan gratis ini terus dilakukan untuk bisa menyentuh warga lainnya yang menderita kekurangan biaya yang dirasakan masyarakat dari keluarga yang tidak mampu dan kebanyakan hidupnya sebagai petani penggarap.
Operasi bibir sumbing gratis itu, berlangsung di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kefamenanu, atas kerjasama dengan Rumah Sakit Anak Bunda Harapan Kita asal Jakarta.
Ketua Tim Dokter dr. Abdul Muim mengatakan, operasi gratis pasien bibir sumbing yang dilaksanakan ini untuk melayani orangtua kurang mampu khususnya di daerah perbatasan.
“Anak yang berasal dari keluarga tidak mampu yang tinggal di sekitar daerah perbatasan Indonesia-Timor Leste, digratiskan dari biaya operasi ini tidak saja yang menderita bibir sumbing, tetapi juga yang menderita hernia,” ujarnya di Kefamenanu, (12/10/2012).
Kebahagiaan bercampur haru nampak dari wajah Suryanti Yusuf, warga Kelurahan Benpasi Timor tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur (NTT) ketika melihat bibir anak lelakinya sudah normal usai dioperasi tim Dokter.
Dia berharap, pelayanan gratis ini terus dilakukan untuk bisa menyentuh warga lainnya yang menderita kekurangan biaya yang dirasakan masyarakat dari keluarga yang tidak mampu dan kebanyakan hidupnya sebagai petani penggarap.
(san)